Keragaman dan Keunikan Etika Makan dari Berbagai Negara

  • 13 Apr 2026 13:42 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak- Istilah lain padang, lain belalang, tepat sekali untuk menggambarkan etika makan di seluruh dunia. Etika makan yang berlaku di satu negara belum tentu sesuai dengan sosial budaya negara lainnya. Kalau sedang berada di satu negara lain sangat disarankan untuk mengikuti etika makan dan tradisi setempat.

India

Kebiasaan dan aturan makan dengan tangan, tanpa alat, sudah berlaku jamak di Indonesia. Aturan ini berlaku pula di sejumlah negara Asia Tenggara dan India.

Di India, warga setempat makan tidak menggunakan sendok garpu, melainkan langsung dengan tangan. Ini termasuk saat mengambil makanan dan membagikan makanan harus dengan tangan, terutama kanan.

Jepang

Etika makan di Jepang sangat banyak dan penduduknya sangat disiplin mematuhinya. Misalnya, saat menggunakan sumpit, jangan pernah menggosok-gosokkan sumpit sebelum makan. Tindakan itu menunjukkan kualitas sumpit yang buruk. Bila selesai makan, letakkan sumpit di atas mangkuk. Jangan pernah menancapkannya ke mangkuk berisi nasi. Tindakan itu hanya ditujukkan bagi arwah yang sudah meninggal. Sementara saat makan ramen, orang boleh menyeruput sampai mengeluarkan bunyi yang keras. Semakin kencang, semakin menunjukkan kelezatan dan mengapresiasi ramen tersebut.

Italia

Di Italia yang terkenal dengan tradisi minum kopi, ada beragam jenis kopi, dengan aturan waktu minum berbeda. Orang dilarang meminum kopi berbasis susu, seperti cappucino, setelah jam sebelas siang. Barista di Italia pun akan menolak menghidangkan minuman ini di atas jam sebelas. Cappucino hanya boleh dikonsumsi saat sarapan, karena di siang hari dipercaya susu di kopi bisa merusak pencernaan. Setelah jam sebelas siang atau usai makan siang, orang bisa menikmati jenis kopi atau dessert lain. Misalnya espresso, affogato, atau pun gelato. Semuanya dalam ukuran cangkir kecil.

Prancis

Negara ini terkenal dengan beragam roti lezat dan punya etika makan roti tersendiri. Roti tidak perlu dipotong dengan pisau. Cukup disobek kecil-kecil. Bisa dimakan begitu saja atau digunakan menyedok makanan lain. Saat makan berat, roti tidak perlu dioles butter. Cukup dicocol dengan saus atau gravy yang biasanya disiram pada lauk,salad atau sayuran. Kadang roti digunakan untuk menyapu sisa saus atau mayonaise yang menempel di piring. Perilaku ini menunjukkan mereka menikmati hidangan yang disediakan.

Ethiopia

Acara makan di Ethiopia adalah bagian dari acara komunal. Orang akan mengelilingi satu piring besar dan makan bersama dari piring tersebut. Biasanya satu orang akan diberi satu roti sebagai makanan pokok. Mereka akan menyendoki lauk, semur, atau kari dengan roti tersebut Makan harus menggunakan tangan kanan. Tidak masalah tangan berantakan dan kotor, tapi dilarang menjilati tangan karena dianggap tidak sopan. Selesaikan makan baru, mencuci tangan di tempat khusus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....