Dari Eropa ke Indonesia, Ini Asal Usul Kue Nastar

  • 19 Mar 2026 16:46 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Nastar menjadi salah satu kue kering yang hampir selalu hadir saat momen Lebaran. Rasanya yang manis dengan isian selai nanas membuat kue ini digemari banyak orang dari berbagai kalangan.

Dikutip dari CNN Indonesia, nastar ternyata bukan berasal dari Indonesia, melainkan memiliki akar dari kue tart khas Eropa. Seiring waktu, kue ini mengalami adaptasi hingga menjadi salah satu sajian khas Lebaran di Tanah Air.

Nastar diyakini berasal dari pineapple tart yang berkembang di Eropa, khususnya Belanda. Kue ini awalnya dibuat menggunakan berbagai jenis selai buah yang umum ditemukan di wilayah tersebut.

Namun ketika budaya kuliner Eropa masuk ke Indonesia pada masa kolonial, bahan-bahan tersebut tidak selalu mudah ditemukan. Akhirnya, nanas yang tumbuh subur di daerah tropis digunakan sebagai pengganti isian utama.

Proses adaptasi ini membuat nastar mengalami perubahan bentuk dan cita rasa. Jika tart Eropa biasanya berukuran besar, nastar di Indonesia dibuat lebih kecil agar mudah disantap.

Selain itu, teksturnya juga disesuaikan menjadi lebih lembut dan lumer, dengan isian selai nanas yang dimasak hingga memiliki rasa manis khas.

Seiring waktu, nastar semakin populer dan tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu. Kue ini kemudian menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia, terutama saat perayaan Lebaran.

Kini, nastar tidak hanya hadir dengan isian nanas, tetapi juga berbagai varian modern seperti cokelat, keju, hingga buah lainnya. Meski begitu, nastar klasik tetap menjadi favorit banyak orang. Nastar menjadi contoh bagaimana budaya kuliner dapat bertransformasi melalui proses adaptasi, dari kue tart Eropa hingga menjadi ikon hidangan Lebaran di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....