Indonesia Kuasai Ekspor Sarang Burung Walet Terbesar Dunia

  • 16 Feb 2026 21:58 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak : Sarang walet adalah sarang yang terbuat dari air liur burung walet (edible bird's nest) yang mengeras, bernilai ekonomis tinggi, dan populer sebagai makanan kesehatan serta kecantikan. Kaya akan protein, antioksidan, dan asam sialat, sarang walet sering diolah menjadi sup untuk meningkatkan imun, menjaga kesehatan kulit, dan meningkatkan fungsi otak.

Melansir laman Goodstats, Indonesia menjadi salah satu pengekspor terbesar, mencapai 80% total produksi dunia. Selama lima tahun terakhir, Indonesia telah mengekspor sarang burung walet ke 21 negara. Angka ekspor Indonesia bahkan mencapai 80% dari total produksi dunia, mengalahkan negara pemasok lainnya seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam yang hanya menutupi sebesar 20%-10%.

Pada tahun 2024, Indonesia telah mengekspor 1.219 ton sarang burung walet senilai US$551,5 juta. Nilai ekspor sarang burung walet Indonesia dalam wujud segar memang dinilai mengalami peningkatan pada periode 2020-2024, dengan ekspor tertinggi tahun 2023 senilai US$633,25 juta.

China menjadi negara tujuan utama ekspor sarang burung walet Indonesia dengan pangsa nilai ekspor mencapai 77,74% pada tahun 2024, setara dengan US$428,7 juta. Angka tersebut meningkat dari tahun 2020, di mana saat itu Indonesia mengekspor US$416,7 juta sarang burung walet ke China.

Negara kedua yang menjadi tujuan ekspor sarang burung walet Indonesia adalah Hong Kong dengan pangsa sebanyak 11,30% atau senilai US$62,3 juta. Sementara itu, Vietnam menjadi target ekspor ketiga dengan nilai ekspor US$22 juta.

Singapura menempati posisi keempat dengan nilai ekspor sebanyak US$17,8 juta atau 3,23% pada tahun 2024. Posisi kelima ditutup oleh Amerika Serikat dengan pangsa nilai ekspor sebesar 2,67% atau US$14,7 juta. Di luar lima negara di atas, Indonesia juga mengekspor sarang burung walet ke berbagai negara lainnya dengan total nilai US$5,8 juta pada tahun 2024, atau setara 1,06% dari total ekspor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....