Sederet Kuliner Khas Indonesia Dengan Akronim Nama Unik

  • 26 Apr 2025 18:18 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Indonesia, negara yang kaya akan keanekaragaman suku dan budaya. Budaya yang berbeda dari setiap daerah di Nusantara, terlihat pula dari ragam kuliner khas yang lezat bahkan menjadi incaran wisatawan saat berkunjung. Ada satu kebiasaan menarik orang Indonesia yaitu menyingkat kalimat pada nama makanan, sehingga beberapa kudapan khas Indonesia namanya berasal dari akronim unik.

Mengapa demikian? Mengutip detik.com, konon kebiasaan ini dilakukan untuk memudahkan penyebutan suatu benda, daerah, atau makanan. Pada beberapa makanan tradisional Indonesia ada yang memiliki nama-nama unik, penamaan tersebut datang dari akronim yang memiliki makna tertentu. Disebut unik, karena sebagian nama makanan justru diambil dari cara berjualannya bukan yang berhubungan dengan komposisi makanan. Nah, berkat penyebutan nama unik tersebut beberapa kudapan tradisional dari Indonesia menjadi populer. Kuliner apa sajakah itu? Berikut selengkapnya.

1. Es Doger

Kudapan ini merupakan racikan minuman dingin yang segar dengan bahan utama susu dan santan. Isiannya biasanya ditambah tape, ketan hitam, alpukat, dan berbagai bahan tambahan lainnya. Istilah es doger sendiri dipercaya datang dari singkatan 'dorong gerobak'. Sementara lainnya menganggap nama doger datang dari bahasa Sunda yaitu dog dog yang artinya menyampurkan.

2. Cuanki

Mirip dengan bakso versi tanah Sunda, cuanki memiliki ciri khasnya sendiri dari cara penjualan. Istilah cuanki umumnya disematkan pada pedagang yang memikul baksonya dan berkeliling sambil jalan kaki. Sehingga istilah cuanki diartikan sebagai cari uang jalan kaki. Tetapi ada juga beberapa tempat penjual cuanki yang berupa bangunan semi permanen.

3. Perkedel

Jika merujuk pada sejarah pengaruh budaya Belanda di Indonesia, perkedel dikatakan datang dari bahasa Belanda serapan. Perkedel awalnya ialah frikadel yang merupakan makanan berbentuk bola-bola kentang khas Belanda. Tetapi ada juga yang menyebut bahwa perkedel punya arti lain. Nama perkedel dikatakan sebagai akronim dari persatuan kentang dan telur sebab keduanya menjadi bahan baku.

4. Putu

Ciri khas penjualnya yang berkeliling dengan kompor uap dan berbunyi nyaring mirip peluit, penjaja kue putu seolah menunjukkan identitasnya sendiri. Adapun kue yang dijajakannya dibuat dengan cara menyampurkan tepung ketan serta gula merah dan dikukus dengan uap.

Di balik penamaan putu, ternyata ada makna yang dipercaya banyak orang sebagai arti dari akronim nama kue tersebut. Putu diartikan sebagai pencari uang tenaga uap yang merujuk pada proses pembuatan kuenya.

5. Batagor

Batagor diduga awalnya muncul dan populer di Bandung. Sekilas penyajiannya mirip siomay hanya saja melalui proses penggorengan hingga renyah dan sama-sama dikucuri bumbu kacang. Istilah batagor dikatakan memiliki artinya sendiri. Batagor diambil dari akronim baso tahu goreng yang mencirikan isian dari hidangan tersebut.

6. Ketoprak

Banyak sumber menyebutkan ketoprak adalah makanan khas Betawi, Jakarta yang juga populer di banyak daerah. Salah satunya seperti Cirebon yang banyak melahirkan penjual ketoprak di pulau Jawa. Ada kepercayaan bahwa nama ketoprak sendiri merupakan akronim. Ketoprak berarti ketupat dan tauge yang digeprak. Kata geprak sendiri dalam bahasa Betawi bermakna dihancurkan atau ditumbuk.

Itulah beberapa kuliner tradisional Indonesia dengan akronim nama yang unik. Selain rasanya lezat dengan bahan baku dan bumbu khas Indonesia, namanya yang unik menjadikan kuliner Indonesia populer terutama bagi para wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. Dari sederet kuliner tersebut, manakah kuliner yang jadi favorit kamu?

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....