Warisan Kue Tradisional Nusantara, Kue Manggulu dari NTT

  • 22 Nov 2024 16:43 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Beragam kekayaan budaya Indonesia termasuk juga berbagai kuliner tradisional dari daerah – daerah di Nusantara dengan citarasa unik dan sarat akan makna filosofi.

Salah satunya yaitu dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Terdapat suatu warisan budaya berupa kue tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi kuliner di NTT. Kue Tradisional tersebut adalah kue manggulu. Kue ini berasal dari Sumba Timur dan menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan kuliner masyarakat di sana.

Mengutip goodnewsfromindonesia.id, kue manggulu memiliki sejarah panjang yang terkait dengan tradisi masyarakat Sumba Timur, khususnya dalam kehidupan sehari-hari dan acara-acara adat. Pada zaman dahulu, kudapan tersebut digunakan sebagai bekal perjalanan bagi para petani dan nelayan. Kue ini dikenal sebagai makanan yang tahan lama dan mudah dibawa karena terbuat dari bahan-bahan alami yang bisa diawetkan dalam waktu lama.

Kue ini pada awalnya dibuat sebagai makanan yang bisa dinikmati kapan saja tanpa khawatir cepat basi, mengingat keterbatasan penyimpanan makanan di masa lalu, sehingga kue manggulu menjadi pilihan utama dalam perjalanan jauh, terutama ketika masyarakat Sumba harus menjelajahi area yang sulit dijangkau untuk bercocok tanam atau menangkap ikan.

Setiap makanan tradisional di Indonesia tentu memiliki makna filosofis yang mendalam, termasuk kue manggulu dari NTT. Kue ini terbuat dari bahan-bahan alami seperti pisang kering yang diolah dengan kacang tanah dan gula aren, yang mencerminkan kesederhanaan dan kearifan lokal. Filosofi di baliknya adalah nilai kebersamaan dan ketahanan hidup, di mana masyarakat Sumba saling berbagi makanan ini sebagai simbol persahabatan dan kerja sama.

Bahan-bahan alami yang digunakan juga melambangkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Kue manggulu menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap alam yang memberikan kekayaan pangan bagi masyarakat Sumba Timur. Pembuatan kue manggulu pun terbilang sederhana, tetapi membutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam setiap prosesnya. Nah, seperti apa cara pembuatannya? Berikut langkah-langkah cara pembuatan kue manggulu:

1. Bahan Utama

Pisang yang sudah matang, kacang tanah, dan gula aren menjadi bahan utama dalam pembuatan kue ini. Pisang yang digunakan biasanya pisang yang sudah terlalu matang sehingga teksturnya lembek dan manis.

2. Pengeringan Pisang

Pisang yang sudah matang dikeringkan terlebih dahulu di bawah sinar matahari. Proses pengeringan ini bertujuan untuk mengurangi kadar air dalam pisang sehingga kue lebih tahan lama.

3. Penggilingan Pisang Kering

Setelah pisang kering, pisang tersebut kemudian dihaluskan atau digiling hingga membentuk adonan yang siap diolah lebih lanjut.

4. Pencampuran dengan Kacang dan Gula Aren

Adonan pisang kemudian dicampur dengan kacang tanah yang telah disangrai dan dihancurkan kasar, serta gula aren cair sebagai pemanis alami. Campuran ini kemudian dibentuk menjadi balok kecil atau digulung.

5. Pengemasan

Setelah adonan dibentuk, kue manggulu siap untuk disajikan. Biasanya, kue ini dibungkus menggunakan daun pisang kering atau daun lontar sebagai kemasan tradisional yang ramah lingkungan.

Kue manggulu sangat cocok dinikmati sebagai cemilan sehari-hari atau sebagai oleh-oleh khas dari Sumba Timur. Rasanya yang manis dengan tekstur renyah dari kacang memberikan sensasi yang unik. Beberapa hal spesial yang membuat kue manggulu memiliki keunikan tersendiri adalah ketahanan kue ini yang dapat bertahan dalam waktu lama tanpa bahan pengawet. Penggunaan bahan-bahan alami seperti pisang kering dan gula aren juga memberikan cita rasa khas yang sulit ditemukan di kue lainnya.

Selain itu, cara pembuatannya yang masih menggunakan teknik tradisional menambah keunikan dari kue ini. Pengeringan pisang di bawah sinar matahari dan penggunaan daun pisang sebagai pembungkus memberikan sentuhan khas budaya Sumba Timur yang tetap lestari hingga saat ini.

Nah, itulah Kue manggulu yang merupakan kuliner tradisional khas dari Sumba Timur, NTT. Jika berkunjung ke daerah ini, jangan lupa ya mencicipi kue manggulu, sebagai salah satu warisan kue tradisional Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....