Self-Care: Merawat Diri atau Sekadar Tren?

  • 07 Okt 2026 05:39 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Istilah self-care semakin populer di kalangan anak muda. Mulai dari menikmati waktu sendiri, melakukan perawatan diri, berolahraga, hingga menghabiskan waktu di tempat favorit, semuanya sering disebut sebagai bentuk self-care. Namun, muncul pertanyaan: apakah self-care benar-benar tentang merawat diri atau hanya mengikuti tren?

Mengutip dari Unesa.ac.id, Di media sosial, self-care sering dikemas dalam bentuk yang menarik dan estetik. Rutinitas skincare, minum kopi di kafe, membeli barang yang disukai, hingga pergi berlibur dapat terlihat seperti standar untuk menunjukkan bahwa seseorang sedang menikmati hidup. Padahal, merawat diri tidak selalu harus terlihat menarik atau mengeluarkan banyak biaya.

Self-care pada dasarnya adalah bagaimana seseorang memenuhi kebutuhan dirinya, baik secara fisik maupun emosional. Tidur yang cukup, makan dengan teratur, mengambil waktu untuk beristirahat, melakukan hobi, serta berani mengatakan “tidak” ketika merasa terlalu lelah juga merupakan bentuk merawat diri.

Masalahnya, ketika self-care berubah menjadi tuntutan untuk mengikuti tren, aktivitas yang seharusnya membuat diri lebih nyaman justru bisa menjadi tekanan. Seseorang mungkin merasa harus memiliki produk tertentu, mengunjungi tempat tertentu, atau menjalani rutinitas tertentu agar dianggap sudah melakukan self-care.

Karena itu, self-care tidak harus mengikuti standar yang dibuat media sosial. Setiap orang memiliki cara berbeda dalam menjaga keseimbangan dan kenyamanan dirinya. Yang terpenting bukan bagaimana self-care terlihat di mata orang lain, tetapi apakah kegiatan tersebut benar-benar membantu kita merasa lebih baik dan menjalani keseharian dengan lebih sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....