Kelamaan Scroll di Toilet? Ini Dampaknya yang Jarang Disadari
- 30 Sep 2026 19:34 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Buat sebagian orang, toilet bukan cuma tempat untuk buang air. Momen tersebut juga sering dimanfaatkan untuk scroll TikTok, Instagram, membaca berita, atau membalas chat. Awalnya mungkin cuma berniat melihat satu atau dua video. Namun, tanpa sadar, waktu yang dihabiskan di toilet bisa menjadi jauh lebih lama karena asyik melihat layar ponsel. Kebiasaan ini ternyata bukan sekadar membuat waktu di kamar mandi molor. Duduk terlalu lama di toilet dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus dan berkontribusi terhadap munculnya atau memburuknya wasir. Mayo Clinic mencatat duduk dalam waktu lama, terutama di toilet, sebagai salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko wasir.
- Ponsel Bikin Kamu Betah di Toilet
Salah satu masalah utama membawa ponsel ke toilet adalah kita cenderung kehilangan kesadaran mengenai waktu. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa penggunaan ponsel ketika buang air dapat membuat seseorang menghabiskan lebih banyak waktu di toilet. Dalam ulasan mereka mengenai kebiasaan buang air yang sehat, penggunaan ponsel di toilet bahkan disarankan untuk dihindari. “People take their phones into the bathroom, and this habit is blamed for increasing the time on the toilet,” tulis Cleveland Clinic dalam pembahasan mengenai wasir. Artinya, persoalannya bukan karena ponsel secara langsung menyebabkan wasir. Yang perlu diperhatikan adalah ponsel membuat seseorang duduk lebih lama di toilet, sementara durasi duduk yang panjang dapat memberikan tekanan tambahan pada area tersebut.
- Duduk Terlalu Lama Bisa Memicu Wasir
Wasir terjadi ketika pembuluh darah di area anus dan rektum mengalami pembengkakan. Salah satu faktor yang dapat berkontribusi adalah meningkatnya tekanan di area tersebut. Mayo Clinic mencantumkan beberapa faktor yang berkaitan dengan wasir, termasuk mengejan saat buang air besar dan duduk terlalu lama di toilet. Cleveland Clinic juga menjelaskan bahwa ketika seseorang duduk di toilet dalam waktu lama, darah dapat berkumpul di area bawah tubuh sehingga jaringan wasir dapat membengkak. “When you’re sitting on the toilet, blood pools down low and causes hemorrhoids to swell,” jelas dokter bedah kolorektal Arielle Kanters, MD, dari Cleveland Clinic.
- Bukan Cuma Soal Wasir
Kebiasaan terlalu lama berada di toilet juga bisa membuat seseorang cenderung mengejan lebih lama ketika buang air besar, terutama jika sedang mengalami sembelit. Padahal, mengejan terlalu keras dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus. Cleveland Clinic menyarankan untuk tidak memaksakan buang air besar jika tubuh belum memberikan dorongan. Karena itu, toilet sebaiknya digunakan untuk keperluan buang air, bukan dijadikan tempat untuk menyelesaikan sesi scrolling harian.
- Berapa Lama Sebaiknya di Toilet?
Tidak ada angka yang harus dianggap sebagai batas mutlak untuk semua orang. Namun, Cleveland Clinic menyarankan agar waktu duduk di toilet dibatasi hingga sekitar lima menit dan tidak menjadikannya tempat untuk membaca atau bermain ponsel. Dokter Kanters juga mengingatkan agar seseorang tidak terus duduk menunggu jika buang air besar tidak kunjung terjadi. “Don’t just wait there hanging out,” ujarnya. Jadi, kalau sudah selesai buang air, tidak perlu memperpanjang waktu hanya karena masih ingin melihat video berikutnya.
- Coba Tinggalkan Ponsel di Luar Toilet
Cara paling sederhana untuk mengubah kebiasaan ini adalah tidak membawa ponsel ke kamar mandi. Kalau biasanya niat ke toilet hanya beberapa menit tetapi berubah menjadi sesi scrolling 20–30 menit, meninggalkan ponsel di luar bisa membantu mengurangi godaan tersebut. Selain itu, menjaga pola makan tinggi serat, cukup minum, aktif bergerak, dan tidak mengejan berlebihan juga dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan serta mengurangi risiko masalah wasir.
Jadi, Masih Mau Scroll di Toilet?
Scrolling sambil buang air memang terlihat seperti kebiasaan kecil. Namun, masalah utamanya adalah durasi duduk yang menjadi lebih panjang. Jadi, mulai sekarang, coba bedakan waktu untuk buang air dan waktu untuk scrolling. Masuk toilet, selesaikan urusan, lalu keluar. Lagipula, TikTok tidak akan kehabisan video hanya karena kamu menontonnya setelah keluar dari toilet.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....