Saat Mata Terpejam, 5 Organ Ini Justru Tetap Menjalankan Tugasnya
- 29 Sep 2026 11:59 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Tidur sering dianggap sebagai waktu ketika tubuh benar-benar berhenti beraktivitas setelah menjalani rutinitas sepanjang hari. Padahal, saat kita terlelap, tubuh justru tetap menjalankan berbagai fungsi penting agar sistem di dalamnya terus bekerja dengan baik. Mulai dari otak yang memproses berbagai informasi hingga ginjal yang tetap menjalankan tugasnya, sejumlah organ tidak pernah benar-benar “beristirahat” ketika kita tidur.
Aktivitas tersebut berlangsung tanpa kita sadari dan menjadi bagian penting dari proses pemulihan tubuh. Karena itu, tidur bukan sekadar waktu untuk memejamkan mata, tetapi juga periode ketika berbagai sistem tubuh menjalankan fungsinya masing-masing. Mengutip sukamuda.co.id, berikut organ apa saja yang tetap bekerja saat kita tidur?
1. Otak tetap aktif mengatur berbagai fungsi tubuh
Tidur bukan berarti otak berhenti bekerja. Selama terlelap, terutama ketika memasuki fase rapid eye movement (REM), otak tetap memproses berbagai informasi yang diterima sepanjang hari.
| Baca juga: Sesekali Lepaskan Gawai, Rasakan Manfaatnya |
Proses tersebut berperan dalam memperkuat ingatan, mengolah informasi, serta mendukung kemampuan belajar dan konsentrasi. Karena itu, tidur yang cukup memiliki peran penting bagi fungsi otak dan kemampuan tubuh untuk beraktivitas pada keesokan harinya.
2. Jantung terus memompa darah
Meskipun detak jantung umumnya melambat ketika tidur, organ ini tetap bekerja sepanjang malam. Jantung terus memompa darah untuk mengantarkan oksigen dan nutrisi ke berbagai jaringan tubuh.
Pada saat memasuki fase tidur yang lebih nyenyak, tekanan darah biasanya ikut mengalami penurunan. Kondisi tersebut membuat kerja jantung menjadi lebih ringan dibandingkan ketika tubuh sedang aktif beraktivitas.
3. Paru-paru tetap menjaga pasokan oksigen
Paru-paru terus bekerja melakukan pertukaran oksigen dan karbon dioksida selama manusia tidur. Frekuensi pernapasan memang cenderung lebih lambat dibandingkan saat terjaga, tetapi proses tersebut tetap berlangsung secara otomatis dengan bantuan kendali otak.
Kualitas tidur juga dapat memengaruhi sistem pernapasan. Salah satu gangguan yang perlu diperhatikan adalah sleep apnea, yaitu kondisi ketika pernapasan berhenti sementara dan dapat terjadi berulang kali saat tidur. Hal ini berpotensi menurunkan kadar oksigen dalam darah dan membuat tubuh tidak mendapatkan istirahat secara optimal.
4. Hati tetap menjalankan proses metabolisme
Hati termasuk organ yang tetap aktif ketika tubuh sedang tidur. Organ ini memiliki berbagai fungsi penting, termasuk mengatur kadar gula darah, mengolah zat gizi, serta membantu memproses zat sisa hasil metabolisme.
Aktivitas hati tersebut membantu menjaga kondisi internal tubuh tetap stabil meskipun selama beberapa jam tubuh tidak mendapatkan asupan makanan. Dengan demikian, berbagai proses metabolisme tetap berlangsung selama kita beristirahat.
5. Ginjal terus menyaring darah
Ginjal juga tidak sepenuhnya berhenti bekerja ketika seseorang tidur. Organ ini tetap melakukan penyaringan darah untuk membantu membuang zat sisa metabolisme serta menjaga keseimbangan cairan, elektrolit, dan mineral dalam tubuh.
Pada malam hari, produksi urine biasanya mengalami penurunan. Kondisi tersebut berkaitan dengan pengaruh hormon antidiuretik atau ADH. Meski begitu, proses penyaringan darah oleh ginjal tetap berlangsung selama kita tidur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....