Smartphone Pinky Syndrome, Keluhan Jari Kelingking akibat Penggunaan Ponsel

  • 22 Sep 2026 11:28 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Istilah Smartphone Pinky Syndrome belakangan muncul untuk menggambarkan keluhan pada jari kelingking yang diduga berkaitan dengan kebiasaan memegang smartphone dalam waktu lama. Jari kelingking sering digunakan sebagai penopang bagian bawah ponsel, terutama ketika perangkat berukuran besar atau digunakan dengan satu tangan. Kebiasaan tersebut dapat membuat jari berada dalam posisi yang tidak nyaman secara berulang.

Melansir Hingehealth, keluhan yang dirasakan setiap orang dapat berbeda. Sebagian pengguna melaporkan adanya rasa nyeri, pegal, kesemutan, mati rasa, atau ketidaknyamanan pada jari kelingking dan area tangan. Dalam beberapa kasus, posisi jari yang terus-menerus menahan beban ponsel juga dapat membuat pengguna memperhatikan adanya perubahan pada bentuk atau lekukan jari.

Namun, Smartphone Pinky Syndrome bukan diagnosis medis resmi yang berdiri sendiri. Keluhan pada jari dan tangan dapat memiliki berbagai penyebab, termasuk penggunaan tangan secara berulang, posisi tubuh yang kurang ergonomis, maupun gangguan pada saraf atau tendon. Karena itu, munculnya rasa sakit setelah menggunakan smartphone tidak serta-merta berarti seseorang mengalami kondisi yang disebut smartphone pinky.

Untuk mengurangi risiko keluhan, pengguna dapat mengubah cara memegang ponsel dan menghindari penggunaan dalam satu posisi terlalu lama. Memberikan jeda secara berkala, menggunakan kedua tangan ketika memungkinkan, serta melakukan peregangan ringan pada jari dan pergelangan tangan dapat membantu mengurangi ketegangan. Penggunaan aksesori seperti phone grip juga dapat menjadi pilihan agar beban ponsel tidak terus bertumpu pada jari kelingking.

Jika nyeri, mati rasa, kesemutan, kelemahan, atau perubahan bentuk jari berlangsung terus-menerus maupun semakin parah, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Dengan memperhatikan durasi penggunaan, posisi tangan, dan memberikan waktu istirahat yang cukup, penggunaan smartphone dapat dilakukan dengan lebih nyaman tanpa mengabaikan kesehatan tangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....