Gaya Hidup Modern Ancaman Penyakit Ginjal di Usia Produktif
- 30 Agt 2026 15:50 WIB
- Biak
RRI.CO.ID Biak- Gagal ginjal tidak hanya menjadi masalah kesehatan yang dialami orang lanjut usia. Anak muda juga dapat mengalami gangguan fungsi ginjal apabila menerapkan pola hidup yang kurang sehat dalam jangka panjang. Sejumlah kebiasaan sehari-hari yang terlihat sederhana ternyata dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal secara perlahan.
Di kutib dari IDN TIMES,Kebiasaan pertama adalah kurang minum air putih. Asupan cairan yang tidak mencukupi dapat membuat tubuh mengalami dehidrasi dan membuat ginjal bekerja lebih keras. Kebiasaan kedua adalah terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi garam, seperti makanan instan, makanan cepat saji, dan camilan kemasan. Asupan garam berlebihan dapat berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi, salah satu faktor yang dapat merusak ginjal.
Kebiasaan ketiga adalah sering mengonsumsi minuman manis, termasuk minuman bersoda dan minuman dengan tambahan gula tinggi. Konsumsi gula berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes, yang keduanya berkaitan dengan penyakit ginjal. Kebiasaan keempat adalah kurang bergerak atau jarang berolahraga, yang dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi dan gangguan metabolisme.
Kebiasaan kelima yang perlu diwaspadai adalah terlalu sering mengonsumsi obat pereda nyeri tanpa pengawasan yang tepat. Beberapa jenis obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), jika digunakan terlalu sering atau dalam kondisi tertentu, dapat membebani dan mengganggu fungsi ginjal. Kebiasaan keenam adalah merokok, yang dapat merusak pembuluh darah dan mengganggu aliran darah ke ginjal.
Menjaga kesehatan ginjal sejak usia muda dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti cukup minum, membatasi garam dan gula, rutin beraktivitas fisik, tidak merokok, serta menggunakan obat sesuai aturan. Jika muncul keluhan seperti perubahan pola buang air kecil, pembengkakan pada tubuh, atau kelelahan yang tidak biasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....