Kemarau dan Risiko ISPA, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

  • 23 Agt 2026 05:04 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID Biak- Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mencapai 15,6 juta kasus. Kondisi tersebut menjadi perhatian, terutama saat musim kemarau ketika cuaca cenderung lebih kering dan kualitas udara dapat menurun. Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang menyerang saluran pernapasan.

Di lansir dari TIMES INDONESIA, musim kemarau dapat meningkatkan paparan debu dan polusi udara yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan. Selain itu, kondisi udara yang kering dapat membuat saluran pernapasan lebih mudah mengalami iritasi. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang dengan kondisi kesehatan tertentu perlu mendapat perhatian lebih.

Masyarakat diimbau menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mengurangi risiko terkena ISPA. Langkah yang dapat dilakukan antara lain menggunakan masker ketika berada di lingkungan berdebu atau berpolusi, mencuci tangan secara rutin, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.

Selain menjaga kebersihan diri, masyarakat juga disarankan memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Jika muncul gejala seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, atau sesak napas, masyarakat diharapkan tidak mengabaikannya dan segera mendapatkan pemeriksaan apabila keluhan semakin berat.

Kewaspadaan selama musim kemarau dinilai penting untuk menekan risiko peningkatan kasus ISPA. Dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengurangi paparan debu serta polusi, masyarakat dapat membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan sekaligus mencegah penyebaran penyakit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....