Mengapa Kita Sering Memikirkan Banyak saat Tidur

  • 26 Jul 2026 15:09 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID-Biak Saat malam tiba dan tubuh mulai beristirahat, tidak sedikit orang justru merasa pikirannya menjadi lebih aktif. Berbagai hal, mulai dari pekerjaan, hubungan dengan orang lain, rencana masa depan, hingga kejadian memalukan di masa lalu, tiba-tiba bermunculan menjelang tidur.Di kutip dari kumparan.com, fenomena ini ternyata umum terjadi dan memiliki penjelasan dari sisi psikologi.

Salah satu penyebab utamanya adalah berkurangnya distraksi. Sepanjang hari, otak disibukkan oleh pekerjaan, aktivitas, percakapan, hingga penggunaan media sosial. Ketika semua aktivitas tersebut berhenti pada malam hari, otak memiliki lebih banyak ruang untuk memproses berbagai informasi yang telah diterima sepanjang hari. Akibatnya, pikiran yang sebelumnya tertunda mulai muncul ke permukaan.

Dari sudut pandang psikologi, otak juga menggunakan waktu istirahat untuk mengolah emosi dan pengalaman. Hal-hal yang belum terselesaikan atau masih menimbulkan rasa cemas sering kali kembali dipikirkan sebelum tidur. Proses ini sebenarnya merupakan cara alami otak dalam mencoba memahami, menyusun, dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi.

Selain itu, tingkat hormon stres seperti kortisol yang masih tinggi akibat tekanan sepanjang hari dapat membuat seseorang sulit merasa tenang saat malam. Kebiasaan menggunakan ponsel sebelum tidur, mengonsumsi kafein pada sore atau malam hari, serta jadwal tidur yang tidak teratur juga dapat membuat pikiran semakin sulit berhenti bekerja.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....