Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung
- 17 Jul 2026 15:05 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak- Henti jantung dan serangan jantung sering dianggap sebagai kondisi yang sama. Padahal, keduanya merupakan keadaan medis yang berbeda, baik dari penyebab, gejala, maupun penanganannya.Di kutip dari ID TIMES,bagaimana memahami perbedaannya dapat membantu masyarakat mengambil tindakan yang tepat saat menghadapi kondisi darurat.
Apa Itu Serangan Jantung?
Serangan jantung terjadi ketika aliran darah menuju otot jantung tersumbat, umumnya akibat penumpukan plak di pembuluh darah koroner. Akibatnya, sebagian otot jantung kekurangan oksigen dan mulai mengalami kerusakan.
Gejala serangan jantung antara lain:
Nyeri atau rasa tertekan di dada.
Nyeri yang menjalar ke lengan, bahu, leher, rahang, atau punggung.
Sesak napas.
Mual, keringat dingin, dan tubuh terasa lemas.
Pada banyak kasus, penderita masih sadar dan masih dapat berbicara meskipun merasakan nyeri hebat. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis secepat mungkin untuk memulihkan aliran darah ke jantung.
Apa Itu Henti Jantung?
Berbeda dengan serangan jantung, henti jantung merupakan kondisi ketika jantung tiba-tiba berhenti memompa darah secara efektif akibat gangguan sistem kelistrikan jantung. Akibatnya, aliran darah ke otak dan organ vital lainnya langsung terhenti.
Tanda-tanda henti jantung meliputi:
Penderita tiba-tiba pingsan.
Tidak merespons saat dipanggil.
Tidak bernapas atau hanya megap-megap.
Tidak teraba denyut nadi.
Henti jantung adalah keadaan gawat darurat yang membutuhkan tindakan segera berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP/CPR) dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED) jika tersedia. Penanganan cepat dapat meningkatkan peluang keselamatan penderita.
Hubungan Keduanya
Meski berbeda, serangan jantung dapat memicu henti jantung apabila kerusakan pada otot jantung menyebabkan gangguan irama jantung yang berat. Namun, henti jantung juga bisa terjadi karena penyebab lain, seperti gangguan irama jantung bawaan, kelainan jantung, sengatan listrik, atau kondisi medis tertentu.
Kapan Harus Mencari Pertolongan?
Segera hubungi layanan gawat darurat apabila seseorang mengalami nyeri dada hebat yang tidak membaik, atau tiba-tiba pingsan dan tidak bernapas normal. Penanganan yang cepat dapat menyelamatkan nyawa dan mengurangi risiko komplikasi serius.
Serangan jantung adalah masalah pada aliran darah menuju otot jantung, sedangkan henti jantung merupakan gangguan listrik yang menyebabkan jantung berhenti memompa darah. Mengenali perbedaan keduanya sangat penting agar tindakan pertolongan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Edukasi mengenai tanda-tanda kedua kondisi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membantu menekan angka kematian akibat penyakit jantung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....