Sering Dikira Aman, Roti Tawar hingga Kecap Manis ternyata Tinggi Sodium

  • 29 Jun 2026 08:41 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Tekanan darah tinggi atau hipertensi masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan sekitar 20 persen peserta atau 1 dari 5 orang mengalami hipertensi, menandakan kondisi ini masih cukup sering ditemukan di masyarakat.

Dilansir dari detikhealth, hipertensi dijuluki silent killer karena kerap tidak menimbulkan keluhan hingga memicu komplikasi berbahaya, seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Tanpa disadari, sejumlah kebiasaan sehari-hari juga dapat menjadi pemicu meningkatnya tekanan darah jika dilakukan secara terus-menerus.

1. Batasi Asupan Natrium

Konsumsi natrium berlebih menjadi salah satu penyebab utama hipertensi. Kemenkes RI menganjurkan asupan natrium kurang dari 2.000 mg per hari atau sekitar satu sendok teh garam. Perlu diingat, natrium tidak hanya berasal dari garam dapur, tetapi juga banyak terdapat pada mi instan, roti, saus, kecap, makanan kaleng, dan bumbu instan.

2. Kurang Makan Buah dan Sayur

Buah dan sayur kaya akan kalium yang membantu menyeimbangkan kadar natrium serta menjaga tekanan darah tetap stabil. Sebaliknya, pola makan rendah buah dan sayur dapat meningkatkan risiko hipertensi. Karena itu, konsumsi keduanya setiap hari sesuai Pedoman Gizi Seimbang sangat dianjurkan.

3. Jarang Beraktivitas Fisik

Kurangnya aktivitas fisik membuat jantung dan pembuluh darah bekerja kurang optimal sehingga risiko hipertensi meningkat. WHO menganjurkan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu, seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang untuk membantu menjaga tekanan darah tetap normal.

4. Kurang Tidur

Tidur yang kurang atau berkualitas buruk dapat mengganggu keseimbangan hormon dan sistem pengatur tekanan darah. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, menjaga kualitas tidur sama pentingnya dengan menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga.

Menjaga tekanan darah tetap normal dapat dimulai dari perubahan kebiasaan sehari-hari. Dengan membatasi asupan natrium, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, rutin beraktivitas fisik, serta mencukupi waktu tidur, risiko hipertensi dapat ditekan sekaligus membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....