Mengenal Tren Longevity sebagai Investasi Kesehatan sejak Usia Muda

  • 27 Jun 2026 15:37 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Tren gaya hidup sehat semakin populer di kalangan generasi muda. Namun, kini muncul pendekatan baru yang tidak hanya berfokus pada penurunan berat badan atau pola makan tertentu, melainkan pada upaya menjaga kualitas hidup hingga usia lanjut melalui konsep longevity.

Pendiri Borderless Healthcare Group, Wei Siang Yu, mengatakan konsep longevity mengajak masyarakat untuk mulai memikirkan kesehatan jangka panjang sebelum penyakit muncul.

Menurutnya, pola pikir tersebut penting diterapkan sejak usia muda agar seseorang dapat menikmati hidup yang lebih sehat dan produktif di masa depan. Ia menilai konsep longevity berbeda dengan tren diet yang umumnya berorientasi pada perubahan fisik dalam waktu singkat. Longevity lebih menitikberatkan pada kebiasaan hidup yang mampu menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

penerapan pola pikir tersebut masih tergolong baru di Indonesia. Meski demikian, langkah awal untuk menjalankannya sebenarnya cukup sederhana dan bisa dimulai dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Ia mencontohkan berbagai makanan khas Indonesia yang dapat diadaptasi menjadi lebih sehat tanpa menghilangkan identitas dan cita rasanya. Salah satunya adalah Nasi Padang yang dapat dikembangkan menjadi pilihan menu yang lebih mendukung kesehatan jangka panjang. selain makanan, indonesia memiliki modal besar dalam mendukung tren longevity melalui budaya konsumsui jamu. minuman herbal tradisional dinilai banyak kandungan yang baik bagi tubuh dan dapat menjadi bagian dari pola hidup yang sehat dan modern.

membangun gaya hidup sehat membutuhkan motivasi dari dalam diri. Oleh karena itu, edukasi mengenai kesehatan tidak hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis, tetapi juga melibatkan ahli gizi, chef, hingga tokoh publik yang memiliki pengaruh terhadap masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, konsep longevity diharapkan tidak hanya menjadi tren sesaat, melainkan berkembang menjadi gaya hidup yang membantu generasi muda berinvestasi pada kesehatan sejak dini demi kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Pesan utamanya adalah bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang. Menjaga pola makan, rutin bergerak, tidur cukup, dan menghindari kebiasaan yang meningkatkan risiko penyakit sejak usia muda dapat membantu seseorang memiliki kualitas hidup yang lebih baik ketika memasuki usia lanjut. Konsep longevity mengajak masyarakat berpikir bukan hanya "bagaimana sembuh saat sakit", tetapi juga "bagaimana tetap sehat selama mungkin".

Perlu diingat, meskipun konsep longevity didukung oleh banyak penelitian mengenai pentingnya gaya hidup sehat, klaim tentang manfaat suplemen, terapi tertentu, atau metode khusus untuk memperpanjang umur masih memiliki tingkat bukti ilmiah yang beragam. Kebiasaan dasar seperti pola makan seimbang, aktivitas fisik, tidur yang cukup, tidak merokok, dan pengelolaan stres tetap menjadi rekomendasi yang paling kuat berdasarkan bukti ilmiah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....