Gubernur MDF Pembunuh Terbesar Orang Papua Masalah Kesehatan

  • 01 Jun 2026 05:51 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Gubernur Provinsi Papua Matheus D Fakhiri mengemukakan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua melalui sektor kesehatan menjadi program prioritas utama pemerintah, sejalan dengan visi menuju “Papua Cerah” (cerdas, sejahtera dan harmoni). Lebih lanjut MDF mengatakan, langkah strategis ini, direalisasikan melalui kemitraan, pembenahan fasilitas dan peningkatan kompetensi tenaga medis lokal Papua, melalui program beasiswa, pelatihan khusus dan penempatan strategis (ikatan dinas)

“Kita tidak boleh duduk diam dan pasrah terhadap keadaan saat ini yang diperhadapkan dengan efisiensi secara besar – besaran, saya mengajak para pubati dan masyarakat untuk kita terus melangkah maju menatap Papua yang cerah,” ujar Gubernur Provinsi Papua Matheus D Fakhiri, ketika melakukan tatap muka dengan pemerintah daerah dan masyarakat Biak Numfor pada pekan lalu.

Ia meminta Pemerintah Daerah Biak Numfor, untuk melibatkan seluruh organisasi perempuan di biak, baik Tim Penggerak PKK, Posyandu, Paud, Gabungan Organisasi Wanita atau GOW dan organisasi wanita lainnya, untuk ikut membantu pemerintah dalam meningkatkan SDM Papua melalui sektor kesehatan

Menurutnya, masyarakat ketika memiliki kesehatan yang baik, justru melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas mampu mendorong kemajuan pembangunan diberbagai aspek menujua Papua yang lebih Cerah.

“Kalau masyarakat sehat secara fisik dan mental, memiliki tingkat produktifitas, konsentrasi dan kreativitas yang lebih tinggi, maka yang pasti mampu melakukan hal – hal positif yang bermanfaat bagi banyak orang, serta mampu medorong kemajuan dan daya saing,” ujarnya

Selaku Gubernur MDF meminta dukungan semua pihak, terutama para Bupati untuk memberikan perhatian serius terhadap SDM melalui sektor kesehatan, karena pembunuhan terbesar orang Papua adalah masalah kesehatan.

Khusus di Provinsi Papua angka malaria cukup tinggi, bahkan penyakit menular seperti tuberculosis dan kusta mencapai 94 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....