Kotoran Telinga ternyata Punya Fungsi Penting bagi Kesehatan
- 29 Mei 2026 18:32 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Banyak orang menganggap kotoran telinga sebagai sesuatu yang harus selalu dibersihkan. Padahal, kotoran telinga atau serumen sebenarnya memiliki fungsi penting untuk menjaga kesehatan telinga dari debu, kotoran, hingga bakteri.
Serumen diproduksi secara alami oleh kelenjar di liang telinga. Zat berwarna kekuningan hingga kecokelatan ini berfungsi melindungi telinga agar tetap lembap dan mencegah benda asing masuk lebih dalam ke saluran telinga.
Menurut American Academy of Otolaryngology pada laman enthealth.org, telinga pada dasarnya memiliki mekanisme pembersihan alami. Gerakan rahang saat berbicara atau mengunyah membantu mendorong kotoran telinga keluar dengan sendirinya.
Namun pada beberapa kondisi, produksi serumen yang berlebihan dapat menumpuk dan menyebabkan gangguan. Penumpukan kotoran telinga biasanya ditandai dengan rasa penuh di telinga, pendengaran berkurang, telinga berdenging, hingga rasa gatal.
Kebiasaan membersihkan telinga menggunakan cotton bud justru sering menjadi penyebab utama penumpukan kotoran. Alih-alih mengeluarkan serumen, cotton bud dapat mendorong kotoran masuk lebih dalam sehingga menyumbat saluran telinga.
Selain itu, penggunaan benda tajam untuk membersihkan telinga juga berisiko melukai liang telinga dan merusak gendang telinga. Karena itu, para ahli kesehatan menyarankan agar membersihkan telinga dilakukan dengan cara yang aman dan tidak berlebihan.
mayoclinic.org menyebutkan bahwa pembersihan telinga sebaiknya cukup dilakukan pada bagian luar telinga menggunakan kain bersih dan lembut. Jika terjadi penyumbatan atau gangguan pendengaran, masyarakat dianjurkan memeriksakan diri ke tenaga medis.
Menjaga kesehatan telinga juga penting dilakukan dengan menghindari suara terlalu keras, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak memasukkan benda asing ke dalam telinga.
Meski terlihat sepele, kesehatan telinga perlu diperhatikan karena berperan penting dalam aktivitas sehari-hari. Dengan memahami fungsi kotoran telinga dan cara membersihkannya secara tepat, risiko gangguan pendengaran dapat diminimalkan sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....