Mengenal NPD: Apakah Gangguan Ini Bisa Pulih?

  • 28 Mei 2026 17:36 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD) belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak orang mulai bertanya-tanya, apakah NPD sebenarnya bisa disembuhkan? berikut dilansir dari Halodoc

Menurut para psikolog, istilah yang lebih tepat untuk NPD bukan “sembuh”, melainkan “pulih”. Sebab, NPD termasuk gangguan kepribadian yang terbentuk dalam waktu lama dan berkaitan dengan pola pikir serta perilaku yang sudah mengakar sejak masa kecil hingga dewasa.

Psikolog Klinis Veny Oktaviani menjelaskan bahwa individu dengan NPD tetap memiliki kemungkinan untuk berubah, terutama jika menyadari kondisinya dan bersedia menjalani terapi secara konsisten. Namun, prosesnya tidak instan.

“Pemulihan bukan berarti menghilangkan seluruh sifat narsistik, tetapi mengurangi perilaku yang berlebihan dan meningkatkan empati,” jelas Veny dalam sebuah podcast kesehatan mental.

NPD sendiri ditandai dengan rasa percaya diri berlebihan, kebutuhan besar untuk dikagumi, serta rendahnya empati terhadap orang lain. Meski terlihat sangat percaya diri, banyak penderita NPD sebenarnya memiliki harga diri yang rapuh.

Para ahli menyebut terapi psikologis menjadi penanganan utama untuk membantu penderita NPD. Terapi dapat membantu seseorang memahami pola emosinya, memperbaiki hubungan sosial, dan belajar mengelola respons terhadap kritik atau penolakan.

Namun, salah satu tantangan terbesar adalah banyak orang dengan kecenderungan NPD tidak merasa dirinya bermasalah. Karena itu, mereka sering datang ke profesional kesehatan mental setelah mendapat dorongan dari pasangan, keluarga, atau lingkungan sekitar.

Psikolog juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah melakukan self-diagnose hanya berdasarkan konten media sosial. Jika merasa memiliki gejala yang mengganggu kehidupan sehari-hari, langkah terbaik adalah berkonsultasi langsung dengan prosional kesehatan mental.

kebiasaan doomscrolling yang kini banyak terjadi pada generasi muda dan bisa memperparah kecemasan maupun overthinking.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....