WASPADA NYERI SENDI DI USIA MUDA

  • 29 Apr 2026 10:01 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID Biak- Pernahkah Anda merasakan nyeri atau kaku pada lutut dan punggung meski usia masih relatif muda? Fenomena ini kian marak terjadi di tengah gaya hidup modern yang minim aktivitas fisik. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan menunjukkan peningkatan kasus gangguan sendi pada kelompok usia produktif, yakni 20 hingga 40 tahun.

Benar sekali. Fenomena yang sering disebut sebagai 'penuaan dini pada sendi' ini diduga kuat berkaitan erat dengan gaya hidup sedenter atau kurang gerak. Banyak pekerja kantoran yang menghabiskan waktu lebih dari 8 jam sehari hanya dengan duduk di depan layar komputer, tanpa diselingi peregangan.

Dr. Andi Wijaya, Spesialis Orthopedi, menjelaskan bahwa sendi manusia membutuhkan gerakan untuk memproduksi cairan pelumas alami atau cairan sinovial.

"Sendi itu prinsipnya 'use it or lose it'. Kalau tidak digerakkan, kartilago atau bantalan tulang itu akan kering dan menipis lebih cepat. Ditambah lagi dengan berat badan berlebih yang membebani lutut, risikonya menjadi berlipat ganda. Kita sekarang banyak melihat pasien usia 30-an yang kondisinya seperti orang berusia 50 tahun."

"Selain kurang gerak, Dr. Andi juga menyoroti pola makan. Konsumsi makanan tinggi gula dan lemak trans terbukti memicu peradangan kronis yang memperparah nyeri sendi.

Sebagai solusi, para ahli merekomendasikan tiga langkah sederhana namun krusial:

Pertama, terapkan aturan '30 menit bergerak'. Setiap setengah jam duduk, berdirilah dan lakukan peregangan ringan selama 2-3 menit.

Kedua, pilih olahraga low-impact atau minim benturan seperti berenang, bersepeda statis, atau jalan cepat, minimal 150 menit seminggu.

Ketiga, perbanyak asupan Omega-3 dari ikan dan antioksidan dari sayur serta buah untuk melawan peradangan.

Pemerintah sendiri melalui program 'Gerakan Masyarakat Hidup Sehat' atau Germas, kini gencar mengkampanyekan pentingnya aktivitas fisik di tempat kerja untuk mencegah penyakit degeneratif sejak dini.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....