Waspada Diet Tinggi Protein, Risiko Batu Ginjal Mengintai
- 21 Apr 2026 13:44 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Diet tinggi protein sering dipilih untuk menurunkan berat badan atau membentuk massa otot. Namun di balik manfaatnya, pola makan ini juga disebut memiliki risiko bagi kesehatan, salah satunya terkait batu ginjal.
Dikutip dari IDN Times, konsumsi protein dalam jumlah berlebihan, terutama dari sumber hewani, dapat memengaruhi keseimbangan zat dalam tubuh dan meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.
Asupan protein yang tinggi membuat ginjal bekerja lebih keras untuk memproses sisa metabolisme. Kondisi ini dapat meningkatkan kadar kalsium dan asam urat dalam urine, yang menjadi salah satu faktor utama pembentukan batu ginjal.
Selain itu, diet tinggi protein juga dapat menurunkan kadar zat pelindung alami dalam urine, sehingga risiko terbentuknya kristal semakin besar.
Masih dikutip dari IDN Times, sumber protein juga berpengaruh terhadap risiko ini. Protein hewani seperti daging merah dan seafood cenderung lebih tinggi purin, yang dapat meningkatkan kadar asam urat.
Sebaliknya, protein nabati seperti kacang-kacangan dan tahu dinilai lebih aman karena mengandung nutrisi tambahan yang dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh.
Meski demikian, diet tinggi protein tidak selalu berbahaya jika dilakukan dengan tepat. Kunci utamanya adalah menjaga keseimbangan asupan dan tidak mengonsumsinya secara berlebihan.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain memperbanyak minum air, mengurangi konsumsi garam, serta menyeimbangkan protein hewani dan nabati dalam pola makan sehari-hari.
Diet tinggi protein tetap memiliki manfaat bagi tubuh, tetapi perlu dilakukan secara bijak. Dengan pola makan yang seimbang, manfaatnya bisa diperoleh tanpa meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti batu ginjal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....