Menkes Sebut Cowok Perokok Bisa Jadi Red Flag, Ini Alasannya

  • 19 Apr 2026 16:04 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Kebiasaan merokok kini tidak hanya dibahas dari sisi kesehatan, tetapi juga dikaitkan dengan hubungan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut kebiasaan tersebut bisa menjadi “red flag” yang perlu diperhatikan. Hal ini disampaikan dalam unggahan Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, ia berdiskusi bersama dr. Gia Pratama mengenai dampak merokok bagi diri sendiri dan orang sekitar. Dalam percakapan tersebut, dr. Gia Pratama menjelaskan bahwa banyak perempuan menginginkan hubungan yang sehat dan bertahan lama. Namun, kebiasaan merokok dinilai dapat menjadi faktor yang mengganggu harapan tersebut.

“Yang diinginkan perempuan adalah laki-laki yang melindungi, bukan yang menyakiti,” ujar dr. Gia dalam unggahan tersebut. Ia menambahkan bahwa merokok dapat berdampak pada kesehatan, sehingga berpengaruh terhadap kualitas hidup dalam jangka panjang. Demikian melansir laman kompas.com.

Pembahasan juga menyoroti dampak bagi orang yang tidak merokok, tetapi terpapar asap rokok. Gia menjelaskan bahwa seseorang bisa menjadi perokok pasif meski tidak merokok secara langsung. “Kalau kita merokok aktif, kita juga bisa menjadi perokok pasif karena lingkungan sekitar,” jelasnya. Paparan ini dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. Dalam unggahan tersebut, istilah “red flag” digunakan untuk menggambarkan kebiasaan yang berpotensi membawa dampak negatif. Budi menyoroti bahwa sebagian orang mungkin mengabaikan faktor kesehatan saat mempertimbangkan pasangan.

Padahal, kebiasaan sehari-hari seperti merokok dapat berdampak tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga pada orang terdekat. Di akhir pembahasan, Gia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, baik bagi perokok aktif maupun pasif. Ia menyarankan masyarakat untuk tidak ragu memeriksa kondisi kesehatan, terutama jika merasa terpapar asap rokok. “Jangan ragu untuk memeriksa kesehatan paru-paru di fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya deteksi dini terhadap gangguan kesehatan.

Unggahan tersebut menekankan pentingnya kesadaran dalam menjalani gaya hidup sehat.

Kebiasaan sehari-hari, termasuk merokok, dapat memengaruhi kualitas hidup dan hubungan dalam jangka panjang. Dengan memahami risiko yang ada, masyarakat diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dalam menjaga kesehatan diri dan orang sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....