Indonesia Sehat wujudkan dengan Transformasi Kesehatan
- 03 Apr 2026 12:35 WIB
- Biak
RRI.CO.ID Biak- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan upaya mewujudkan Indonesia sehat dan Indonesia emas pada masa depan dilakukan dengan menjalankan Transformasi Kesehatan.
Indonesia tetap sehat, Dengan menjalankan 6 pilar transformasi kesehatan.Di kutib dari Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI.
Enam pilar transformasi kesehatan yang sedang dijalankan, yakni pilar pertama adalah transformasi layanan primer yang fokus pada promotif preventif dan bukan kuratif. Pilar kedua, yakni transformasi layanan sekunder yang fokus pada penyediaan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat.
Pilar ketiga adalah transformasi sistem ketahanan kesehatan yang fokus pada kemandirian obat dalam negeri dan penyediaan tenaga cadangan kesehatan seperti yang dilakukan saat pandemi COVID-19 lalu. Pilar keempat, yakni transformasi sistem pembiayaan kesehatan.
Pilar kelima, yakni transformasi SDM kesehatan yang berkualitas dan penyebarannya merata. Pilar keenam adalah transformasi teknologi kesehatan yang fokus pada informasi teknologi dan bioteknologi.
“Dari enam pilar ini, yang paling di hati saya adalah pilar nomor satu karena itu yang penting, yaitu menjaga orang tetap sehat” ujar Menkes.
| Baca juga: Manfaat Donor Darah Rutin untuk Kesehatan |
Menkes juga menyarankan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga minimal 30 menit sehari serta menjaga pola makan. Jika hal tersebut sudah dilakukan, ia menyarankan agar masyarakat melakukan skrining kesehatan di posyandu atau puskesmas terdekat.
Menkes menyebutkan ada 4 poin yang wajib diperiksa agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Dia menjelaskan, tiga poin berkaitan dengan darah dan satu poin berkaitan dengan lingkar perut.
Cara dan tindakannya sangat mudah, periksa ke puskesmas untuk ukur tekanan darah, gula darah dan lemak darah agar tidak terkena diabetes, serangan jantung dan lain sebagainya, lakukan satu bulan sekali, gratis!” ucap Menkes.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....