Mi Instan untuk Sahur, Aman atau Tidak? Ini Efeknya bagi Tubuh
- 13 Mar 2026 13:49 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Memilih menu sahur yang tepat sangat penting agar tubuh tetap bertenaga selama berpuasa. Banyak orang memilih mi instan karena praktis dan rasanya lezat. Namun, mengonsumsi mi instan saat sahur ternyata bisa menimbulkan beberapa dampak kurang baik bagi tubuh.
Mi instan memiliki kandungan nutrisi yang terbatas, sementara beberapa zat di dalamnya justru cukup tinggi. Padahal saat puasa, tubuh membutuhkan makanan yang bergizi seimbang dan mampu memberikan energi lebih lama. Karena itulah, penting untuk memahami beberapa efek makan mi instan saat sahur. Dilansir dari fimela.com, yuk kita simak selengkapnya.
1. Nutrisi Rendah dan Mudah Lapar
Mi instan umumnya rendah serat dan protein, padahal dua nutrisi ini penting untuk memberikan rasa kenyang lebih lama. Dalam satu porsi mi instan, kandungan protein dan seratnya sangat sedikit, sehingga tubuh lebih cepat merasa lapar saat puasa.
2. Risiko Dehidrasi karena Natrium Tinggi
Mi instan mengandung garam atau natrium dalam jumlah tinggi. Konsumsi natrium berlebihan dapat membuat tubuh lebih mudah haus dan meningkatkan risiko dehidrasi selama puasa.
3. Tinggi Lemak dan Karbohidrat Olahan
Mi instan biasanya digoreng dalam proses pembuatannya sehingga mengandung lemak jenuh. Selain itu, mi instan juga berasal dari tepung olahan yang dapat memicu lonjakan gula darah. Akibatnya, energi cepat naik tetapi juga cepat turun sehingga tubuh mudah lelah.
4. Mengandung Bahan Tambahan
Beberapa mi instan mengandung bahan tambahan seperti MSG dan pengawet untuk memperkuat rasa dan memperpanjang masa simpan. Pada sebagian orang, bahan ini dapat memicu keluhan seperti sakit kepala atau mual.
5. Kurang Mengenyangkan dan Memengaruhi Pencernaan
Karena rendah serat dan protein, mi instan tidak membuat kenyang lebih lama. Hal ini bisa membuat rasa lapar datang lebih cepat saat berpuasa.
6. Berpotensi Meningkatkan Risiko Penyakit
Jika dikonsumsi terlalu sering, mi instan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti sindrom metabolik, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.
Secara keseluruhan, meski praktis dan murah, mi instan sebaiknya tidak dijadikan menu utama saat sahur. Tubuh membutuhkan makanan yang lebih bergizi dan seimbang agar tetap kuat menjalani puasa sepanjang hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....