Menerapkan Pola Makan Clean Eating
- 27 Okt 2025 15:42 WIB
- Biak
KBRN, Biak: Clean eating atau pola makan “bersih” kini semakin populer di kalangan dewasa muda. Clean eating merupakan cara memilih makanan alami, segar, dan minim proses pengolahan. Pola makan ini dipercaya dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh apabila diterapkan dengan benar.
Pola makan clean eating pertama kali muncul pada 1960, tetapi baru mulai populer pada 2007 oleh Tosca Reno yang mengeluarkan buku berjudul Eat Clean Diet.
Prinsip dasar pola makan ini yakni mengonsumsi makanan dari bahan segar yang tidak melalui proses pemasakan yang lama, seperti buah-buahan, sayuran, daging rendah lemak, lemak sehat, serta biji-bijian.
Makanan olahan yang melalui proses pengolahan panjang seperti snack, permen, atau makanan beku siap goreng sangatlah dihindari.
Selain itu, mereka yang berpola makan clean eating tidak mengonsumsi makanan kemasan seperti sosis bahkan saus.
Studi dalam Food and Nutrition Research menemukan tubuh orang yang mengonsumsi makanan segar mampu mengeluarkan kalori lebih banyak saat mencerna makanan.
Dengan kata lain, tingkat metabolisme tubuh dalam mencerna makanan lebih tinggi daripada orang yang mengonsumsi makanan olahan.
Hal ini bisa menghindarkan diri dari kondisi obesitas dan berbagai penyakit degeneratif yang bisa muncul karena kelebihan kalori dan lemak dalam tubuh.
Selain itu, clean eating disebut-sebut mampu menurunkan berat badan, meningkatkan penggunaan energi, meningkatkan kualitas tidur, membuat kulit dan rambut lebih sehat, serta meningkatkan kesehatan mental.
Kunci utama dari pola makan ini tentu adalah mengonsumsi makanan yang segar dan melalui proses pemasakan yang baik.
Misalnya, daripada mengonsumsi nugget ayam yang digoreng, lebih baik mengonsumsi dada ayam yang diolah dengan dikukus atau dipanggang.
Prinsip clean eating sebenarnya hampir sama dengan prinsip gizi seimbang yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Memang, masyarakat sudah lama didorong untuk melakukan apa yang disebut clean eating.
Mengatur porsi dan waktu makan, menghindari makanan olahan yang berkalori tinggi, mengurangi gula dan garam, mengonsumsi banyak serat, serta cukup air merupakan rangkaian prosedur yang juga ada dalam pedoman gizi seimbang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....