Orang dengan Golongan Darah Paling Awet Muda, Menurut Peneliti
- 18 Feb 2025 20:57 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Orang-orang kerap berharap memiliki umur panjang dan tetap awet muda. Nah, sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa golongan darah tertentu dapat berperan dalam memperlambat penuaan. Maka, beruntunglah bagi orang-orang yang memiliki golongan darah yang dimaksud.
Melansir laman Earth pada Jumat (14/02/2025), penelitian ini mengungkap bahwa individu dengan golongan darah B mungkin mengalami penuaan lebih lambat dibandingkan dengan kelompok darah lainnya. Hasil studi menunjukkan, orang-orang dengan golongan darah B mungkin mengalami proses penuaan yang lebih lambat. Kondisi tersebut membuat orang dengan golongan darah B lebih awet muda daripada pemilik golongan darah lain.
Golongan darah B awet muda Peneliti dari Stanford University di California, AS, Tony Wyss-Coray menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk memahami kondisi biologis manusia. Penelitiannya menyoroti perihal darah dapat memberikan petunjuk penting tentang kerusakan tubuh seiring bertambahnya usia.
Antigen pada golongan darah B dapat berkontribusi pada efisiensi tubuh dalam menangani perubahan metabolisme. Beberapa penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa metabolisme yang lebih efisien berkaitan erat dengan proses penuaan yang lebih lambat dan kualitas hidup yang lebih baik pada usia lanjut.
Golongan darah ditentukan oleh penanda khusus pada sel darah merah serta antibodi yang ada dalam aliran darah. Dalam sistem golongan darah ABO, individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada sel darah merah mereka dan memproduksi antibodi terhadap antigen A. Menurut para ilmuwan, individu dengan golongan darah B memiliki mekanisme perbaikan dan regenerasi sel yang lebih baik. Mereka tampaknya lebih mampu menangani stres metabolik dengan lebih lancar, yang berpotensi melindungi mereka dari berbagai penyakit terkait usia.
Hal ini diduga disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan respons imun yang lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan. Sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Harvard menunjukkan bahwa individu dengan golongan darah B cenderung memiliki tingkat inflamasi yang lebih rendah dibandingkan dengan golongan darah lain.
Inflamasi kronis merupakan salah satu faktor utama yang mempercepat penuaan dan berkontribusi pada berbagai penyakit degeneratif seperti diabetes tipe 2, Alzheimer, dan penyakit jantung. Namun, meskipun individu dengan golongan darah B berpotensi mengalami penuaan yang lebih lambat, mereka tetap tidak kebal terhadap risiko kesehatan tertentu.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka memiliki kemungkinan sedikit lebih tinggi untuk mengalami masalah kardiovaskular, seperti hipertensi dan penyakit jantung koroner. Selain itu, ada indikasi bahwa individu dengan golongan darah B lebih rentan terhadap infeksi tertentu, seperti infeksi bakteri Helicobacter pylori yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
Meski penelitian menunjukkan golongan darah A, AB, dan O kurang awet muda daripada pemilik golongan darah B, kondisi ini ditentukan kebiasaan sehat sehari-hari setiap orang dan pola makan yang terartur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....