Mana Lebih Sehat? Kuning Telur Berwarna Oranye atau Pucat?

  • 12 Feb 2025 20:18 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Siapa di sini yang gemar makan kuning telur? Biasanya telur memiliki warna kuning telur yang berbeda. Ada kuning telur yang berwarna pucat dan ada juga yang berwarna oranye. Lantas, manakah yang lebih sehat? Kuning telur berwarna pucat atau oranye? Melansir detik.com, yuk simak penjelasannya.

Ketika kita akan memasak olahan telur, seringkali kita melihat warna kuning telur yang berbeda. Utamanya memang berwarna kuning, namun dengan gradasi warna yang berbeda. Ada yang berwarna muda/pucat, kuning biasa hingga kuning tua/ oranye. Umumnya orang- orang beranggapan kuning telur yang berwarna oranye lebih bernutrisi dan sehat. Namun benarkah hal tersebut? Variasi warna kuning telur berasal dari beberapa faktor terkait gaya hidup dan pola makan ayam betina. Dikutip dari Times of India, kuning telur yang warnanya lebih gelap, biasanya berasal dari ayam yang pakannya mengandung banyak pigmen nabati, seperti jagung.

Selain itu, ayam yang suka mencari serangga di rumput atau tanah juga cenderung menghasilkan kuning telur lebih gelap. Faktor penentu lainnya termasuk usia, kondisi kesehatan ayam, dan musim produksi telur. The Journal of Poultry Science pernah melakukan penelitian terhadap warna kuning telur. Satu kelompok ayam diberi makanan dasar, dan kelompok lainnya diberi makanan tambahan yang mengandung karotenoid. Hasilnya, warna kuning telur dari ayam kelompok kedua tampak lebih terang dan lebih kuning dibanding ayam kelompok pertama. Sehingga, para peneliti menemukan bahwa warna kuning telur dapat ditingkatkan lewat karotenoid pakan ayam.

Ayam betina yang diberi pakan jagung dan kedelai menghasilkan warna kuning telur yang cenderung kuning, sedangkan ayam yang diberi pakan gandum cenderung memiliki kuning telur yang pucat. Biasanya kuning telur berwarna kuning ini berasal dari ayam yang dibesarkan di peternakan biasa atau yang dipelihara di kandang sempit dengan sedikit atau tanpa paparan sinar matahari maupun udara luar. Kuning telur yang lebih gelap seperti oranye umumnya berasal dari ayam yang hidupnya dibiarkan berkeliaran bebas atau diberi pakan alami. Tak heran, banyak orang lebih sering memilih kuning telur ini.

Lantas, benarkah kuning telur yang warnanya oranye lebih sehat? Anggapan ini tidak sepenuhnya akurat karena warna kuning telur tidak selalu menunjukkan ayam tersebut benar-benar mengonsumsi banyak karotenoid atau pakannya bervariasi selama hidup. Ayam betina mampu menghasilkan telur dengan kandungan asam lemak omega 3 sedikit lebih tinggi jika diberi pakan biji rami (flaxseed), minyak ikan, atau alga. Namun perlu dicatat, jumlah asam lemak omega 3 dalam telur jauh lebih rendah daripada sumber lain, seperti ikan makarel dan salmon. Asam lemak omega 3 juga bisa didapat dari sumber nabati, seperti edamame, biji chia, minyak kanola, dan kacang kenari.

Pada intinya, konsumsi telur memberikan manfaat nutrisi yang signifikan, terlepas dari warna kuning telurnya. Makan telur utuh memasok kebutuhan protein, lemak, vitamin A, D, E, dan K, mineral kalsium, zat besi, yodium, selenium, fosfor, hingga kolin. Bagi kamu yang mencari telur paling bergizi, beberapa faktor harus dipertimbangkan. Selain warna kuning telur, ukuran telur pun penting, karena ukuran telur yang lebih besar mengandung lebih banyak nutrisi. Itulah penjelasan tentang kuning telur yang memiliki warna berbeda terkait dengan kesehatan. Semoga bermanfaat ya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....