Menjelajahi 10 Dataran Tinggi Berpenghuni di Asia Tenggara, Ada Mulia di Papua

  • 22 Sep 2026 16:10 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Asia Tenggara selama ini dikenal dengan bentang alam tropis yang khas, mulai dari hutan hujan, wilayah pesisir, hingga dataran rendah dengan suhu yang relatif hangat. Namun, kawasan ini juga memiliki keragaman geografis yang luas, termasuk rangkaian pegunungan tinggi yang membentang di sejumlah negara. Dilansir dari goodnewsfromindonesia.id, di kawasan tersebut, masyarakat lokal telah lama membangun permukiman di dataran tinggi, bahkan pada ketinggian hingga ribuan meter di atas permukaan laut (mdpl).

Permukiman di kawasan pegunungan tersebut menawarkan karakter yang berbeda, mulai dari udara yang lebih sejuk, panorama alam yang menarik, hingga pola kehidupan masyarakat yang menyesuaikan dengan kondisi geografis. Sejumlah wilayah di Indonesia, Vietnam, Filipina, hingga Myanmar tercatat memiliki permukiman yang berada di dataran tinggi. Menariknya, salah satu permukiman berpenghuni dengan ketinggian tertinggi di Asia Tenggara berada di kawasan timur Indonesia, yakni Mulia yang terletak di wilayah pegunungan Papua.

Dari berbagai permukiman yang tersebar di kawasan pegunungan Asia Tenggara, mengutip SeasiaStats berikut ini merupakan 10 wilayah yang berada pada ketinggian tertinggi :

  1. Mulia, Indonesia – sekitar 2.448 mdpl
  2. Ngai Thau Thurong, Vietnam – sekitar 2.300 mdpl
  3. Sembungan, Indonesia – sekitar 2.250 mdpl
  4. Atok atau Buguias, Filipina – sekitar 2.200 mdpl
  5. Wamena, Indonesia – sekitar 2.000 mdpl
  6. Sapa, Vietnam – sekitar 1.600 mdpl
  7. Baguio, Filipina – sekitar 1.500 mdpl
  8. Cameron Highlands, Malaysia – sekitar 1.440 mdpl
  9. Phongsali, Laos – sekitar 1.430 mdpl
  10. Pyin Oo Lwin, Myanmar – sekitar 1.320 mdpl

Mulia merupakan salah satu kawasan permukiman yang berada di dataran tinggi Papua, Indonesia, dengan ketinggian sekitar 2.448 meter di atas permukaan laut (mdpl). Letaknya di tengah kawasan pegunungan membuat Mulia memiliki kondisi geografis yang berbeda dibandingkan wilayah dataran rendah. Kawasan ini menjadi salah satu pusat kehidupan masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman Papua dengan lingkungan alam yang didominasi pegunungan.

Ketinggian tersebut turut memengaruhi kondisi cuaca di Mulia. Jika sebagian besar wilayah Indonesia dikenal dengan iklim tropis yang relatif hangat, Mulia justru memiliki udara yang lebih sejuk hingga dingin. Selain kondisi iklimnya, kawasan ini juga dikelilingi bentang alam pegunungan yang turut membentuk kehidupan masyarakat, termasuk aktivitas pertanian dan budaya setempat. Karakter geografis tersebut menjadikan Mulia sebagai salah satu permukiman dataran tinggi yang unik di kawasan Asia Tenggara.

Selain Mulia, Indonesia juga memiliki Sembungan di Wonosobo dan Wamena di Jayawijaya yang termasuk dalam daftar permukiman dengan ketinggian tinggi di Asia Tenggara. Sembungan dikenal sebagai salah satu desa tertinggi di Pulau Jawa dengan suhu malam hari yang dapat berada di kisaran 8–13 derajat Celsius. Sementara itu, Wamena berada di kawasan dataran tinggi Lembah Baliem yang juga dikenal memiliki udara sejuk. Pernahkah Anda mengunjungi salah satu dari tiga wilayah dataran tinggi tersebut?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....