Indonesia Negara ke-7 Paling Berisik di ASEAN 2026
- 13 Sep 2026 17:31 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Indonesia masuk dalam daftar negara di ASEAN yang disebut memiliki tingkat kebisingan cukup tinggi pada 2026. Kondisi tersebut menggambarkan persoalan kebisingan yang masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, terutama di kawasan perkotaan dengan aktivitas kendaraan, perdagangan, pembangunan, dan kepadatan penduduk yang tinggi.
Melansir laman goodstats, Berdasarkan Noise-Free Nations Index yang dikembangkan oleh Go2Africa, Singapura menempati posisi pertama sebagai negara paling berisik di ASEAN dan di dunia dengan skor 6,8. Skor yang semakin rendah menunjukkan tingkat kebisingan yang semakin tinggi. Sebagai negara kota dengan keterbatasan wilayah, Singapura memiliki kepadatan penduduk, aktivitas ekonomi, kendaraan, serta jaringan transportasi.
Filipina berada di posisi kedua dengan skor 32,6. Kepadatan wilayah perkotaan, jumlah penduduk yang besar, serta aktivitas wisata menjadi faktor besarnya kebisingan di negara tersebut. Vietnam menempati peringkat ketiga negara paling berisik di ASEAN dengan skor 40,8. Pertumbuhan kota yang pesat, meningkatnya kendaraan bermotor, serta perkembangan infrastruktur menjadi faktor utama yang memengaruhi.
Malaysia berada di urutan keempat dengan skor 41,8. Aktivitas metropolitan seperti di Kuala Lumpur, kawasan industri, serta mobilitas masyarakat membuat tingkat suara lingkungan meningkat. Tailan mencatat skor 43,8 dan berada di posisi kelima. Sebagai salah satu tujuan wisata utama Asia Tenggara, tingginya jumlah wisatawan dan aktivitas transportasi turut memberikan pengaruh terhadap tingkat kebisingan.
Timor-Leste memperoleh skor 52,9. Negara ini relatif lebih tenang dibandingkan beberapa negara tetangga, tetapi perkembangan kawasan perkotaan dan infrastruktur tetap berkontribusi terhadap tingkat kebisingan. Indonesia berada di posisi ketujuh dengan skor 53,9. Dengan jumlah penduduk terbesar di Asia Tenggara, banyaknya kota besar, aktivitas kendaraan, dan kepadatan kawasan perkotaan menjadi faktor yang membuat Indonesia masuk dalam daftar negara paling berisik.
Noise-Free Nations Index dikembangkan oleh Go2Africa untuk mengukur tingkat ketenangan atau potensi kebisingan suatu negara. Penilaian dilakukan menggunakan tujuh indikator utama, yaitu kepadatan penduduk, kepadatan wisatawan, luas wilayah pedesaan, kawasan lindung, kepadatan kendaraan bermotor, kepadatan bandara, dan kepadatan jalur kereta.
Data berasal dari berbagai sumber seperti Worldometer, World Bank, Protected Planet, laporan kepadatan wisata, serta laporan pemerintah. Setiap indikator kemudian dinormalisasi ke dalam skor 0–100, dengan skor lebih tinggi menunjukkan kondisi yang lebih tenang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....