Gelombang Panas di AS, Suhu Tembus 45 Derajat Celsius

  • 08 Jul 2026 05:52 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak – Sedikitnya 25 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Amerika Serikat. Cuaca panas yang dipicu fenomena heat dome tersebut menyebabkan suhu di beberapa daerah menembus hingga 45 derajat Celsius, sementara jutaan warga berada di bawah peringatan cuaca ekstrem.info ini di lansir dari kumparan.com.

Sebagian besar korban jiwa dilaporkan berasal dari negara bagian New Jersey, yang mencatat sedikitnya 22 kematian yang diduga berkaitan dengan paparan suhu tinggi. Korban umumnya merupakan lansia dan warga yang tidak memiliki akses terhadap pendingin ruangan atau mengalami kondisi kesehatan yang rentan terhadap cuaca panas. Selain itu, beberapa kematian juga dilaporkan terjadi di negara bagian lain, termasuk Illinois dan Mississippi.

Gelombang panas ini dipicu oleh sistem tekanan udara tinggi yang menjebak udara panas di atas sebagian besar wilayah timur Amerika Serikat. Kondisi tersebut menyebabkan suhu harian melampaui 38 derajat Celsius di banyak wilayah, dengan suhu yang dirasakan di sejumlah lokasi mencapai sekitar 45 derajat Celsius akibat tingginya kelembapan.

Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta memanfaatkan pusat pendinginan (cooling centers) yang telah disediakan pemerintah daerah. Warga juga diminta untuk rutin memeriksa kondisi anggota keluarga, terutama lansia, anak-anak, dan mereka yang memiliki penyakit kronis, karena kelompok tersebut memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan akibat suhu ekstrem.

Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat (National Weather Service) menyebut gelombang panas merupakan salah satu bencana cuaca paling mematikan di negara tersebut. Para ilmuwan juga menilai perubahan iklim berkontribusi terhadap meningkatnya frekuensi, intensitas, dan durasi gelombang panas dalam beberapa tahun terakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....