Ferdinand Magellan, Penjelajah Spanyol mengawali pelayaran keliling dunia

  • 29 Jun 2026 08:42 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Nama Ferdinand Magellan tercatat sebagai salah satu penjelajah paling berpengaruh dalam sejarah dunia. Meski tidak pernah menyelesaikan pelayarannya hingga akhir, ekspedisi yang dipimpinnya menjadi pelayaran pertama yang membuka jalan bagi Spanyol menuju Kepulauan Rempah di Nusantara sekaligus mengawali pelayaran keliling dunia. Bagi Indonesia, ekspedisi tersebut menandai awal kedatangan bangsa Spanyol ke Maluku pada abad ke-16.

Menurut Britannica.com , Ferdinand Magellan lahir sekitar 1480 di Sabrosa, Portugal. Sejak usia muda, ia telah mengabdi kepada Kerajaan Portugal dan mengikuti berbagai pelayaran ke Afrika, India, hingga Asia Tenggara. Pengalamannya sebagai pelaut membentuk kemampuannya dalam navigasi dan strategi maritim, terutama dalam pencarian jalur perdagangan rempah-rempah yang saat itu menjadi komoditas paling berharga di dunia.

Setelah berselisih dengan Raja Portugal, Magellan menawarkan gagasannya kepada Raja Charles I dari Spanyol. Ia meyakinkan kerajaan bahwa Kepulauan Rempah dapat dicapai dengan berlayar ke arah barat melintasi Samudra Atlantik. Gagasan tersebut diterima, dan pada 20 September 1519, Magellan memimpin ekspedisi yang terdiri atas lima kapal, yaitu Trinidad, San Antonio, Concepción, Victoria, dan Santiago, dengan sekitar 270 awak.

Perjalanan itu menjadi salah satu ekspedisi paling menantang dalam sejarah pelayaran. Armada Magellan berhasil menemukan jalur sempit di ujung selatan Benua Amerika yang kini dikenal sebagai Selat Magellan, sebelum menyeberangi Samudra Pasifik menuju Kepulauan Filipina.

Namun, perjalanan Magellan berakhir tragis. Pada 27 April 1521, ia tewas dalam Pertempuran Mactan di Filipina saat terlibat konflik dengan pasukan yang dipimpin Lapu-Lapu. Meski sang pemimpin gugur, ekspedisi tetap dilanjutkan di bawah komando Juan Sebastián Elcano.

Beberapa bulan kemudian, armada Spanyol berhasil mencapai Kesultanan Tidore di Maluku pada November 1521. Kedatangan mereka membuka hubungan dagang dengan penguasa setempat dan menandai awal kehadiran Spanyol di Nusantara. Salah satu kapal, Victoria, kemudian kembali ke Spanyol pada tahun 1522, menjadi kapal pertama yang berhasil mengelilingi dunia.

Warisan Magellan melampaui sekadar penjelajahan geografis. Ekspedisinya membuktikan bahwa bumi dapat dikelilingi melalui jalur laut, memperluas pengetahuan manusia tentang bentuk dan luas dunia, serta mengubah peta perdagangan internasional. Pelayaran tersebut juga menjadi tonggak penting dalam Era Penjelajahan Samudra yang mempertemukan berbagai bangsa dan budaya.

Hingga kini, Ferdinand Magellan dikenang sebagai tokoh yang membuka jalan bagi pelayaran global. Meskipun tidak pernah menyelesaikan pelayarannya sendiri, keberanian dan visinya telah mengubah sejarah maritim dunia serta menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Nusantara sebagai pusat perdagangan rempah-rempah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....