Elizabeth I, Ratu yang Membuka Era Penjelajahan Inggris

  • 29 Jun 2026 07:26 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Ketika berbicara tentang Era Penjelajahan Samudra, perhatian sering tertuju pada para pelaut yang mengarungi lautan. Namun, di balik berbagai ekspedisi besar Inggris pada abad ke-16, terdapat sosok perempuan yang memainkan peran penting, yaitu Ratu Elizabeth I. Melalui kepemimpinannya, Inggris berkembang menjadi kekuatan maritim yang kelak membangun jaringan perdagangan hingga ke Asia, termasuk Nusantara.

Menurut Britannica.com , Elizabeth I lahir pada 7 September 1533 di Greenwich, Inggris. Ia merupakan putri Raja Henry VIII dan Anne Boleyn. Setelah melalui perjalanan politik yang penuh gejolak, Elizabeth naik takhta pada tahun 1558 dan memerintah selama 45 tahun. Masa pemerintahannya kemudian dikenal sebagai Era Elizabeth, salah satu periode paling gemilang dalam sejarah Inggris.

Di bawah kepemimpinannya, Inggris mulai aktif mengembangkan kekuatan angkatan laut. Elizabeth memberikan dukungan kepada sejumlah pelaut untuk menjelajahi wilayah-wilayah baru, membuka jalur perdagangan, serta memperluas pengaruh Inggris di berbagai belahan dunia. Kebijakan tersebut menjadi fondasi lahirnya Inggris sebagai negara maritim yang disegani.

Salah satu tokoh yang mendapat dukungan langsung dari sang ratu adalah Francis Drake, pelaut Inggris pertama yang berhasil mengelilingi dunia setelah ekspedisi Magellan. Elizabeth juga memberikan restu kepada Walter Raleigh dalam upaya mendirikan koloni Inggris di Amerika Utara. Sementara itu, James Lancaster memimpin pelayaran pertama English East India Company menuju Asia dan membuka hubungan dagang dengan Nusantara.

Pada tahun 1600, Elizabeth I menandatangani piagam kerajaan yang mendirikan English East India Company. Perusahaan dagang ini kemudian menjadi ujung tombak ekspansi perdagangan Inggris ke India dan Asia Tenggara. Dua tahun kemudian, armada James Lancaster tiba di Aceh dan Banten untuk membangun hubungan dagang rempah-rempah, menandai awal kehadiran Inggris di Nusantara.

Selain memperkuat perdagangan, Elizabeth I juga berhasil mempertahankan kedaulatan Inggris ketika armada Spanish Armada dikalahkan. Kemenangan tersebut semakin memperkokoh posisi Inggris sebagai kekuatan laut yang mampu bersaing dengan Spanyol dan Portugis dalam perebutan jalur perdagangan dunia.

Elizabeth I wafat pada 24 Maret 1603 di Richmond Palace. Meski tidak pernah berlayar sebagai penjelajah, kebijakan dan dukungannya terhadap ekspedisi maritim telah membuka jalan bagi Inggris untuk menjadi salah satu kekuatan global. Warisannya tidak hanya membentuk sejarah Inggris, tetapi juga memengaruhi perjalanan sejarah Asia, termasuk Nusantara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....