Mengenal Sir James Lancaster, Orang Inggris Pertama yang Berlayar ke Nusantara
- 28 Jun 2026 17:49 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Jauh sebelum nama Thomas Stamford Raffles dikenal dalam sejarah Indonesia, seorang pelaut Inggris bernama Sir James Lancaster telah lebih dahulu menjejakkan kaki di Nusantara. Melalui pelayaran yang dipimpinnya pada awal abad ke-17, Lancaster membuka hubungan dagang Inggris dengan wilayah Asia Tenggara dan menjadi tokoh penting dalam sejarah ekspansi maritim Inggris.
Menurut Britannica.com , Sir James Lancaster lahir sekitar tahun 1554 di Basingstoke, Hampshire, Inggris, James Lancaster mengawali karier sebagai pedagang sekaligus prajurit di Portugal. Sekembalinya ke Inggris pada 1587, ia ikut bertugas di bawah komando Sir Francis Drake dalam menghadapi Armada Spanyol pada 1588. Pengalaman di laut menjadikannya salah satu navigator paling berpengalaman pada masanya.
Pada tahun 1601, Lancaster dipercaya memimpin pelayaran pertama English East India Company (EIC) menggunakan kapal Red Dragon. Armada tersebut berangkat dengan tujuan memperoleh rempah-rempah yang saat itu menjadi komoditas paling bernilai di dunia. Setelah melewati Tanjung Harapan di Afrika, rombongan tiba di Kesultanan Aceh pada pertengahan 1602 dan berhasil menjalin hubungan diplomatik dengan penguasanya.
Dari Aceh, Lancaster melanjutkan pelayaran ke Banten, pusat perdagangan lada di Pulau Jawa. Di sana ia memperoleh izin untuk mendirikan loji atau pos dagang Inggris, yang menjadi kantor dagang permanen pertama English East India Company di Nusantara. Kehadiran pos dagang tersebut menandai dimulainya aktivitas perdagangan Inggris secara resmi di wilayah Indonesia.
Berbeda dengan masa kolonial Inggris pada awal abad ke-19, kedatangan Lancaster tidak bertujuan menguasai wilayah Nusantara. Fokus utamanya adalah membangun jaringan perdagangan rempah-rempah dan memperluas pengaruh ekonomi Inggris di kawasan Asia. Meski demikian, pelayarannya menjadi fondasi penting bagi berkembangnya kekuatan dagang Inggris di kemudian hari.
Keberhasilan ekspedisi tersebut membuat Lancaster dianugerahi gelar kebangsawanan "Sir" oleh Raja James I pada tahun 1603. Setelah itu, ia menjadi salah satu direktur penting English East India Company hingga wafat pada 1618, serta dikenang sebagai pelopor pelayaran dagang Inggris ke Hindia Timur.
Hingga kini, nama Sir James Lancaster tercatat sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah pelayaran dunia. Bagi Indonesia, ia dikenang sebagai pelaut Inggris pertama yang berhasil membuka hubungan dagang resmi dengan Nusantara, sekaligus menjadi saksi awal persaingan bangsa-bangsa Eropa dalam memperebutkan perdagangan rempah-rempah di kepulauan ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....