Youtube Otomatis Beri Label pada Konten Buatan AI demi Transparansi Konten
- 04 Jun 2026 07:59 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak —Konten buatan Artificial Intelligence(AI) kini semakin sulit dibedakan dari video biasa, dan salah satu platform konten video terbesar di dunia meresponsnya. YouTube resmi mengumumkan dua pembaruan besar pada sistem pelabelan konten AI per 27 Mei 2026, dengan tujuan membuat sistem pelabelan AI lebih praktis dan mudah dipahami, baik bagi kreator maupun penonton. Dilansir dari blog resmi YouTube, pembaruan pertama menyangkut posisi label AI yang kini dipindahkan ke tempat yang lebih mudah dilihat. Untuk video panjang, label akan muncul langsung di bawah pemutar video, tepat di atas deskripsi. Sementara untuk konten Shorts, label akan tampil sebagai teks yang menempel langsung di atas video. Sebelumnya, label ini tersembunyi di dalam kolom deskripsi yang harus dibuka secara manual oleh penonton, sehingga banyak yang melewatkannya begitu saja.
Pembaruan kedua yang lebih signifikan adalah hadirnya sistem deteksi AI otomatis. Mulai Mei 2026, YouTube akan menggunakan sinyal internal baru untuk mendeteksi konten yang dihasilkan atau dimodifikasi oleh AI. Jika seorang kreator tidak mencantumkan keterangan penggunaan AI namun sistem mendeteksinya, YouTube akan secara otomatis menambahkan label tersebut tanpa perlu menunggu laporan dari penonton.
Kreator tetap diberikan kendali penuh atas status pengungkapan konten mereka. Jika konten dinilai salah terdeteksi sebagai buatan AI, kreator dapat mengubah status tersebut melalui YouTube Studio. Namun ada pengecualian, yaitu konten yang dibuat menggunakan alat AI milik YouTube sendiri seperti Veo atau Dream Screen, serta konten yang mengandung metadata C2PA yang menandakan konten sepenuhnya dihasilkan oleh AI, tidak dapat dihapus labelnya secara permanen.
YouTube menegaskan bahwa keberadaan label AI tidak memengaruhi cara video direkomendasikan kepada penonton maupun kelayakan kreator untuk mendapatkan penghasilan dari kontennya. Label ini semata-mata hadir sebagai bentuk kejujuran informasi, agar penonton dapat menilai sendiri konten yang mereka saksikan dengan lebih bijak di tengah era AI yang terus berkembang pesat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....