Astronom Jepang Dirikan Organisasi Pencarian Alien

  • 17 Mei 2026 15:44 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - RRI.CO.ID, Biak – Sejumlah astronom di Jepang meluncurkan organisasi pertama di negara itu yang secara khusus didedikasikan untuk pencarian kehidupan luar angkasa. Kelompok ini berencana memulai pengamatan radio pada musim panas tahun depan sebagai bagian dari upaya mendeteksi sinyal dari peradaban ekstraterestrial. Organisasi tersebut dipimpin oleh Shinya Narusawa, seorang ahli astrofisika dari Universitas Hyogo yang juga menjabat sebagai kepala Japan Society for SETI.

Ia menyebut pembentukan kelompok ini sebagai langkah penting dalam memperluas penelitian pencarian kecerdasan di luar Bumi. Kelompok yang terdiri dari sekitar 10 peneliti, termasuk astronom dan staf observatorium, berencana melakukan pengamatan pada Agustus tahun depan. Observasi akan difokuskan ke arah konstelasi Sagitarius dari Observatorium Misato, Jepang barat.

Dikutip dari laman Japan Today. Pengamatan ini sekaligus menandai 50 tahun sejak terdeteksinya Wow! Signal pada 1977 oleh teleskop milik Ohio State University. Sinyal tersebut berasal dari arah Sagitarius dan hingga kini dianggap sebagai kandidat terkuat sinyal radio dari kecerdasan luar angkasa, meski belum pernah terkonfirmasi. Kelompok tersebut menyatakan akan mengajak komunitas ilmiah global untuk melakukan pengamatan terkoordinasi ke arah sumber sinyal tersebut. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan peluang verifikasi terhadap kemungkinan adanya komunikasi dari luar Bumi.

Dalam jangka panjang, organisasi ini juga menargetkan pembangunan jaringan antena radio di dalam negeri untuk memungkinkan pemantauan berkelanjutan. Narusawa mengatakan langkah ini penting agar Jepang dapat memiliki kapasitas penelitian yang sebanding dengan negara lain, terutama Amerika Serikat. Selain tujuan ilmiah, inisiatif ini juga diharapkan mendorong refleksi lebih luas tentang kehidupan di Bumi. “Kami berharap upaya ini membuat orang kembali memikirkan planet kita, di tengah konflik yang masih terjadi antar manusia,” ujar Narusawa. Mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....