Indonesia Mulai Menjajaki Pengembangan Teknologi 6G
- 14 Mei 2026 20:05 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Indonesia mulai memasuki tahap awal pengembangan teknologi jaringan 6G. Teknologi ini diproyeksikan menjadi penerus 5G dengan kemampuan internet yang lebih cepat dan stabil. Meski jaringan 5G masih terus diperluas, sejumlah negara sudah mulai menyiapkan teknologi generasi berikutnya tersebut.
Jaringan 6G diperkirakan akan menghadirkan kecepatan transfer data jauh lebih tinggi dibanding 5G. Teknologi ini juga disebut memiliki latensi yang sangat rendah sehingga mampu mendukung komunikasi real-time secara lebih optimal. Pengembangan 6G nantinya tidak hanya berfokus pada internet cepat, tetapi juga integrasi AI dan sistem digital pintar.
Dilansir dari nokia.com, perusahaan tersebut mulai menjajaki kolaborasi pengembangan 6G bersama sejumlah mitra di Indonesia. Kerja sama itu mencakup riset jaringan masa depan dan pengembangan ekosistem teknologi berbasis kecerdasan buatan.
Teknologi 6G juga dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung konektivitas di wilayah kepulauan. Sistem jaringan masa depan itu diperkirakan akan menggabungkan jaringan darat dan satelit sehingga mampu menjangkau daerah terpencil dengan lebih baik. Hal ini menjadi perhatian penting bagi Indonesia yang memiliki banyak wilayah dengan akses internet terbatas.
| Baca juga: Benarkah AI bisa tetap Aktif tanpa Listrik? |
Menurut laporan research.samsung.com, teknologi 6G diprediksi mulai tersedia secara komersial pada awal dekade 2030-an. Pengembangan teknologi tersebut saat ini masih berada pada tahap penelitian dan penyusunan standar global oleh berbagai perusahaan teknologi dunia.
Selain Indonesia, sejumlah negara seperti Korea Selatan, Jepang, China, dan Amerika Serikat juga telah aktif mengembangkan riset 6G. Persaingan pengembangan jaringan generasi baru itu dinilai akan menjadi bagian penting dalam perkembangan industri digital global di masa mendatang.
Kehadiran 6G nantinya diperkirakan akan memengaruhi banyak sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, industri, hingga transportasi pintar. Teknologi ini juga disebut akan membuka peluang baru dalam pengembangan kota cerdas dan layanan digital berbasis AI.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....