TikTok Komitmen Nonaktifkan Akun Anak Bertahap
- 30 Mar 2026 06:55 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut platform TikTok berkomitmen menonaktifkan akun pengguna anak di bawah usia 16 tahun secara bertahap menjelang implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS).
Hal itu disampaikan Meutya di Kantor Kemkomdigi, Jumat (27/3), saat memaparkan tingkat kepatuhan sejumlah platform digital. Ia menyebut TikTok termasuk yang menunjukkan sikap kooperatif sebagian.
Ia menjelaskan TikTok telah menyampaikan komitmen pembatasan usia pengguna.
| Baca juga: WhatsApp Luncurkan Akun Khusus Anak |
TikTok telah memberikan komitmen untuk melakukan penonaktifan akun pengguna di bawah 16 tahun secara bertahap. Esok mereka akan mengumumkan peta jalan operasional untuk pengguna usia 14-15,” kata Meutya.
Meutya menambahkan, pemerintah tetap meminta TikTok melengkapi kepatuhan secara menyeluruh.
Selain TikTok, Meutya juga menyebut .Roblox menyampaikan rencana penyesuaian fitur untuk pengguna di bawah 13 tahun yang hanya bisa bermain secara offline.
| Baca juga: Streak TikTok: Api Kecil Penjaga Kedekatan |
Jadi akhirnya tidak masuk dalam aturan ini karena ini sifatnya penyampaian kepada tim kami untuk sementara dan masih ongoing bahwa kemungkinan memang di bawah usia tertentu dari online akan di off kan artinya ya itu juga penyesuaian yang kita berikan apresiasi,” tambahnya.
Di sisi lain, dua platform dinilai telah kooperatif penuh yakni X dan Bigo Live.
“Ada dua platform yang melakukan kooperatif penuh dalam pemenuhan kewajiban kepatuhan yaitu yang pertama adalah platform X dan platform Bigo Live.
Di tegaskan status kepatuhan platform masih bersifat dinamis hingga hari implementasi.
Adapun PP TUNAS akan mulai berlaku pada besok, 28 Maret 2026, bersama dengan Peraturan Menteri yang melarang anak di bawah usai 16 tahun memiliki akun medsos.
Selain empat platform di atas, ada empat platform lainnya yang juga diminta melakukan penyesuaian, yakni YouTube, Threads, Facebook, dan Instagram.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....