Hari Darwin Teori Evolusi di Peringati Setiap 12 Februari
- 12 Feb 2025 13:38 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Hari Darwin diperingati setiap tanggal 12 Februari, peringatan ini untuk merayakan karya Charles Darwin dan sains secara umum dan untuk mempelajari tentang eksperimen, temuan, dan pencapaiannya yang masih memengaruhi kita saat ini. Penemuan penciptaan evolusi telah mendorong para ilmuwan di berbagai bidang untuk membuat penemuan yang mengubah dan menyelamatkan hidup tentang spesies kita dan bagaimana kita berasal.
Melansir laman National Today, Charles Darwin, orang yang kemudian dikenal sebagai bapak seleksi alam, lahir pada tanggal 12 Februari 1809, anak kelima dari enam bersaudara dalam keluarga Inggris yang kaya. Ayahnya adalah seorang dokter, dan kakeknya adalah naturalis yang meletakkan dasar bagi penemuan-penemuan yang selanjutnya dilakukan Charles. Pada tahun 1825, Charles, yang telah membantu ayahnya merawat orang miskin dan sakit di Shropshire, pindah ke sekolah kedokteran. Ia merasa sekolah kedokteran itu membosankan dan studinya kurang giat. Tidak lama kemudian ayahnya mengirimnya ke Christ's College di Cambridge untuk menjadi pendeta Anglikan.
Meskipun ia sedang menempuh pendidikan agama, Darwin merasa tertarik pada ilmu pengetahuan alam. Seorang teman pada saat itu membuatnya tertarik pada koleksi kumbang dan ia pun berkenalan dengan pendeta naturalis lainnya yang semakin memacu minatnya. Ia memposisikan dirinya untuk bergabung dengan profesornya dalam perjalanan ke daerah tropis untuk mempelajari sejarah alam.
Setelah kembali, Darwin menerima tawaran untuk menjadi naturalis dalam sebuah ekspedisi yang menuju ke pesisir Amerika Selatan. Kapal itu adalah HMS Beagle, yang dinahkodai oleh Robert FitzRoy. Darwin memulai pelayarannya pada tahun 1931 dan menghabiskan waktu lima tahun di atas kapal ini. Di seluruh Amerika Selatan, Darwin menemukan banyak pengetahuan baru tentang geologi, antropologi, zoologi, dan botani. Ia dengan saksama mengumpulkan sampel fosil, batu, tanaman, dan serangga untuk dibawa kembali ke Inggris. Darwin dan FitzRoy sama-sama membuat jurnal perjalanan tersebut, yang menjadi dokumen yang berdampak hingga saat ini.
Teori evolusi Darwin sudah mulai berkembang saat HMS Beagle kembali ke Inggris. Burung pipit di Kepulauan Galapagos khususnya menggambarkan teorinya. Ia dengan gila-gilaan menulis ulang jurnal perjalanannya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, membaca karya Malthus, dan melakukan eksperimen dengan tanaman untuk menguji teorinya. Selama masa kerja kerasnya ini, ia menikah tetapi juga menderita penyakit kronis.
Akhirnya, Darwin menerbitkan "On the Origin of Species," sebuah buku yang menjelaskan kasus seleksi alam, pada tahun 1859. Meskipun buku tersebut secara tak terduga populer, ada penolakan dari gereja, yang mengajarkan ciptaan ilahi sebagai sumber kehidupan. Ia terus bekerja dan menerbitkan buku tentang evolusi dan seleksi selama 22 tahun berikutnya dalam hidupnya. Ia akhirnya meninggal karena penyakit jantung pada tahun 1882, yang kemungkinan besar berasal dari penyakit Chagas kronis yang dideritanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....