Menyelami Budaya Maritim di Sowek, Supiori Papua

  • 22 Jan 2025 06:56 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Diponegoro mengungkapkan kekayaan budaya maritim masyarakat yang tinggal di Kampung Sowek, Supiori, Papua. Penelitian ini menggunakan metode historis dan etnografis untuk mengeksplorasi ekologi budaya maritim masyarakat Sowek yang telah hidup di Kepulauan Aruri selama berabad-abad.

Penelitian yang dilakukan oleh Endang Susilowati (2024) berjudul "The Maritime Cultural Ecology of the Biak People: A Historical Study of the Sowek Region, Supiori Regency, Papua" dalam jurnal Sejarah Citra Lekha menyoroti Kegiatan ekonomi masyarakat Sowek sebagian besar berfokus pada perikanan, di mana mereka menangkap ikan menggunakan jaring capirepi dan melakukan perdagangan dengan pulau-pulau lain. Selain itu, mereka juga melestarikan hutan mangrove yang berfungsi sebagai habitat ikan dan benteng alami bagi desa mereka.

Sejak tahun 2003, Supiori telah menjadi Kabupaten terpisah dari Kabupaten Biak Numfor berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2003. Masyarakat Sowek, yang merupakan bagian dari suku Biak, memiliki identitas yang kuat yang terikat pada lokasi geografis mereka. Wilayah Supiori yang sebagian besar dikelilingi oleh laut dan hutan mangrove, dengan hanya 25% lahan kering, telah membentuk ketergantungan masyarakat Sowek pada sumber daya laut dan perdagangan maritim.

Penelitian ini juga menyoroti pengetahuan astronomi yang dimiliki oleh masyarakat Sowek, yang memungkinkan mereka untuk menjelajahi perairan jauh dan membawa kembali budaya baru ke dalam tradisi mereka. Mereka menggunakan perahu tradisional seperti Wairon, Waimansusu, dan Karures, serta memiliki pemahaman mendalam tentang konstelasi seperti Orion dan Scorpion untuk navigasi.

Dalam konteks yang lebih luas, penelitian ini menekankan pentingnya memahami ekologi budaya maritim sebagai bagian integral dari warisan budaya Indonesia, khususnya di wilayah timur. Penelitian ini didanai oleh Fakultas Humaniora Universitas Diponegoro dan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap dokumentasi dan publikasi ilmiah mengenai budaya maritim di Indonesia.

Dengan pengetahuan dan tradisi yang kaya, masyarakat Sowek terus beradaptasi dan memanfaatkan potensi alam di sekitar mereka, menjadikan mereka contoh yang hidup dari keberlanjutan budaya maritim di era modern ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....