25 April 1990: Teleskop Hubble Mengorbit, Tonggak Penting Eksplorasi Antariksa Mod
- 25 Apr 2026 12:39 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - 25 April 1990 menjadi momen penting dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa ketika Teleskop Hubble resmi ditempatkan di orbit oleh pesawat ulang-alik Discovery. Peluncuran ini menandai lompatan besar dalam dunia astronomi modern, sekaligus membuka akses pengamatan alam semesta dengan tingkat ketelitian yang belum pernah dicapai sebelumnya, dikutip dari laman Fox News, Sabtu (25/4/2026). Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, menyebut peluncuran Hubble sebagai kemajuan paling signifikan dalam astronomi sejak era Galileo Galilei. Dengan kemampuan observasi dari luar atmosfer Bumi, teleskop ini mampu menangkap spektrum cahaya tampak, ultraviolet, hingga inframerah tanpa distorsi udara.
Hubble diluncurkan dari Kennedy Space Center, Florida, dengan membawa lima astronot. Sejak saat itu, teleskop ini telah menghasilkan citra-citra ikonik yang menggambarkan proses kelahiran hingga kehancuran benda-benda langit, sekaligus memperluas pemahaman manusia tentang struktur dan sejarah alam semesta. Secara ilmiah, kontribusi Hubble dinilai sangat krusial. Data yang dikumpulkan teleskop ini membantu ilmuwan menetapkan usia alam semesta sekitar 13,8 miliar tahun dengan tingkat presisi tinggi.Selain itu, Hubble berperan dalam mengukur laju ekspansi alam semesta serta mengonfirmasi keberadaan lubang hitam di pusat hampir setiap galaksi—temuan yang mengubah paradigma astronomi modern. Demikian Mengutip laman liputan.com.
NASA juga menyoroti tingkat akurasi instrumen Hubble yang sangat tinggi, dengan presisi penunjuk mencapai 0,007 detik busur. Kemampuan ini memungkinkan teleskop mengamati objek dengan ukuran sudut sangat kecil, setara dengan melihat objek yang sangat redup dan jauh dari jarak ekstrem. Meski dikenal luas karena menghasilkan gambar spektakuler, nilai utama Hubble terletak pada kontribusinya dalam menjawab pertanyaan mendasar tentang asal-usul dan evolusi kosmos. Hingga kini, teleskop tersebut tetap menjadi salah satu instrumen ilmiah paling berpengaruh dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....