Pemkab Biak Pastikan Tangani Korban Ledakan Bom hingga Tuntas
- 15 Jul 2026 21:45 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Pemerintah Daerah Biak Numfor telah menerbitkan Surat Keputusan tentang status kedaruratan di daerah sekaligus menempatkan keluarga terdampak ledakan bom sisa peninggalan perang dunia II di Hotel Mapia Biak.
"Peristiwa ledakan bom yang menelan korban jiwa dan luka serta merusak tempat tinggal warga, termasuk gedung gereja di kompleks pasar ikan kelurahan Fandoi Distrik Biak Kota, masih mendapat perhatian serius pemerintah," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Biak Numfor, Lot Luis Yensenem mewakili Pemerintah Daerah pada acara Press Release yang digelar Polda Papua di Polres Biak Numfor pada Rabu, 15 Juni 2026.

Lebih lanjut Lot Yensenem, proses penanganan kedaruratan ini masih terus berlangsung untuk memastikan seluruh keluarga terdampak ledakan bom mendapatkan tempat tinggal sementara yang layak.
Berdasarkan data, keluarga terdampak saat ini masih berada di penginapan yang difasilitasi oleh pemerintah daerah. Lokasi penginapan telah ditetapkan sesuai hasil koordinasi lintas OPD terkait.
Kepala BPBD Biak, Lot Yensenem menyebut, Bupati Biak Numfor menegaskan bahwa kebutuhan para korban akan menjadi perhatian dan tanggung jawab utama pemerintah daerah.
"Satu keluarga korban akan menjadi perhatian kami. Penanganannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah," ujarnya
Pemerintah daerah berkomitmen memberikan penanganan kepada keluarga korban hingga waktu yang diputuskan sesuai perkembangan situasi di lapangan.
Langkah ini diambil untuk memastikan hak-hak dasar korban terpenuhi, mulai dari tempat tinggal, konsumsi, hingga pelayanan kesehatan dasar selama masa tanggap darurat.
Ia mengatakan Bupati Biak Numfor telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bergerak cepat dan bersinergi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Pemerintah daerah berharap dukungan masyarakat agar proses pemulihan dapat berjalan lancar dan keluarga terdampak segera dapat kembali ke aktivitas normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....