Meresahkan,Beredar Minuman "Aqua Listrik" di Biak

  • 25 Jan 2025 06:36 WIB
  •  Biak

KBRN,Biak: Minuman "Aqua Listrik" mulai marak diproduksi secara rumahan,diolah dengan bahan dasar air, gula dan ragi. Ragi dikenal sebagai bahan yang digunakan untuk fermentasi terutama dalam pembuatan roti dan kue.

Minuman ini menurut Kasatresnarkoba Polres Biak Numfor AKP Irene Aronggear,SH mulai beredar sejak tahun lalu dan pihaknya telah mengamankan sebanyak kurang lebih 2500 liter.

"Minuman ini di Biak disebut "Aqua Listrik" tapi ini bukan seperti minuman lokal (milo) yang terbuat dari kelapa atau tanaman lain namun ini diolah dari gula dan ragi kemudian di stim atau dikukus menggunakan alat,"ujar AKP Irene Aronggear,Sabtu (25/1/2025)

"Produk minuman ini jelas ilegal,tidak ada ijin,kadar alkohol juga tidak diketahui dan jika dikonsumsi berbahaya bagi kesehatan karena bisa menyebabkan kebutaan,lumpuh bahkan meninggal dunia,"ucapnya

AKP Irene Aronggear menambahkan upaya yang dilakukan pihaknya secara hukum yaitu jika ada yang mengkonsumsi minuman itu kemudian berdampak pada gangguan kesehatan maka pelaku akan jerat dengan UU Kesehatan maupun UU Pangan. Pihaknya targetkan di tahun ini akan melakukan upaya penegakkan hukum terkait peredaran minuman itu.

"Para pelaku ini dapat diproses dan dijerat dengan UU Kesehatan maupun UU Pangan dengan ancaman hukuman pidana antara 5 tahun hingga 7 tahun penjara,"ujar AKP Irene Aronggear menegaskan.

"Tahun lalu kami melakukan penertiban sebanyak tiga kali dengan total mencapai 2500 liter yang kita amankan dan musnahkan, sedangkan pembuat minuman dikenakan wajib lapor dan jika melakukan kembali maka akan diambil langkah hukum lain,"ucapnya

Minuman Aqua Listrik dijual dengan harga berkisar Rp 50 ribu per botol dan omzet penjual mencapai jutaan rupiah per hari.

"Minuman ini diitip untuk dijual atau juga dijual secara online,dan dari penjualan ini mampu meraup keuntungan Rp 2 juta hingga Rp 3 juta perhari,"ujar Kasat

Masyarakat Biak Numfor diimbau untuk tidak mengkonsumsi minuman olahan tidak berijin yang dapat membahayakan kesehatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....