Mengenal Tari Yospan atau Yosim Pancar

  • 10 Jul 2024 12:27 WIB
  •  Biak


KBRN, Biak: Yosim Pancar atau biasa disingkat Yospan adalah tari pergaulan dan persahabatan para muda-mudi. Yospan merupakan penggabungan dari dua tarian rakyat di Papua, yaitu Yosim dan Pancar.

Dikutib dari Tabloid Biak Rasine , menyebutkan Yosim adalah suatu tarian tua mirip poloneis dari dansa Barat dan berasal dari Sarmi, suatu kabupaten di pesisir utara Papua, dekat Sungai Mamberamo, namun ada juga yang mengatakan bahwa Yosim berasal dari wilayah teluk Saireri (Serui, Waropen). Sedangkan Pancar adalah suatu tarian yang berkembang di Biak Numfor dan Manokwari awal 1960-an semasa zaman Belanda di Papua, meniru pada awal sejarah kelahirannya, gerakan-gerakan “akrobatik” di udara - seperti gerakan jatuh jungkir-balik dari langit, mirip daun kering yang jatuh tertiup angin - dari pesawat tempur jet Neptune buatan Amerika Serikat yang dipakai Angkatan Udara Belanda di Irian Barat. Karena pesawat tempur ini digerakkan oleh pancaran gas (jet), maka tarian yang meniru gerakan akrobatiknya mula-mula disebut Pancar Gas, kemudian disingkat menjadi Pancar. Sejak kelahirannya awal 1960-an, Pancar sudah memperkaya gerakannya dari sumber-sumber lain, termasuk dari alam.

Tari Yosim Pancar memiliki dua regu pemain yaitu Regu Musisi dan Penari. Penari Yospan lebih dari satu orang dengan gerakan dasar yang penuh semangat, dinamik dan menarik. Beberapa jenis gerakannya yang terkenal seperti Pancar gas, Gale-gale, Jef, Pacul Tiga, Seka dan lain-lain.

Keunikan dari tarian ini adalah pakaian, aksesoris, dan alat musiknya. Warna dan jenis pakaian yang digunakan masing-masing Grup Seni tari/sanggar seni Yospan berbeda-beda, namun ciri khas Papua untuk aksesoris hampir sama. Alat-alat musik yang dipakai untuk mengiringi tarian Yospan seperti Gitar, Ukulele (Juk), Tifa dan Bass Akustik (stem bass). Ukulele, Tifa dan Stem Bass .

Juan, salah satu penari yospan, mengatakan terdapat banyak cara untuk anak muda ikut andil dalam melestarikan budaya Yosim Pancar. Salah satunya melalui ekstrakurikuler Tari di sekolah, lomba dan ivent yang di selengarakan di kota Biak.

Selain itu, Juan juga menambahkan bahwa masih ada peluang lain untuk mempromosikan dan meneruskan kebudayaan Biak, terutama dalam seni ”Tari Yospan”. Seni Tari Yospan Biak dapat dikenal dan diakui secara internasional melalui partisipasi dalam lomba dan festival.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....