Hari Literasi Internasional, Momentum Tingkatkan Minat Baca & Kualitas Pendidikan

  • 07 Sep 2026 14:13 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Hari Literasi Internasional atau International Literacy Day diperingati setiap 8 September. Peringatan ini menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi sebagai bagian dari pendidikan dan pembangunan manusia. Literasi dipandang tidak hanya sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai dasar bagi seseorang untuk memperoleh pengetahuan dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

Mengutip Wikipedia, Sejarah Hari Literasi Internasional bermula dari Konferensi Menteri Pendidikan tentang Pemberantasan Buta Huruf yang diselenggarakan di Teheran, Iran, pada 1965. Dalam konferensi tersebut, pentingnya upaya pemberantasan buta huruf menjadi salah satu perhatian utama dunia. Setahun kemudian, pada 26 Oktober 1966, UNESCO menetapkan 8 September sebagai Hari Literasi Internasional.

Peringatan tersebut pertama kali dirayakan pada 1967. Sejak saat itu, Hari Literasi Internasional diperingati setiap tahun untuk mengingatkan pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan masyarakat dunia mengenai pentingnya literasi. UNESCO menjadikan momentum tersebut sebagai sarana untuk mendorong berbagai program yang bertujuan meningkatkan kemampuan literasi masyarakat di berbagai negara.

Dalam perkembangannya, makna literasi semakin luas mengikuti perubahan zaman. Selain kemampuan membaca dan menulis, literasi kini mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, menggunakan teknologi, serta berkomunikasi secara efektif. Perubahan tersebut membuat literasi menjadi keterampilan penting dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi.

Hingga kini, Hari Literasi Internasional terus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang inklusif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Peringatan setiap 8 September diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk membangun budaya membaca, belajar, dan berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....