Bugar Sambil Jaga Bumi, Yuk Kenali Olahraga Plogging

  • 26 Agt 2026 14:29 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Istilah plogging merupakan perpaduan kata jogging dan plocka upp, istilah dalam bahasa Swedia yang berarti memungut sampah. Aktivitas ini pertama kali populer di Swedia sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan, dengan menggabungkan olahraga ringan dan kepedulian terhadap lingkungan. Saat melakukan jogging, peserta sekaligus memungut sampah yang ditemui di sepanjang rute.

Popularitas plogging terus berkembang di berbagai belahan dunia. Dilansir dari Iberdrola, lebih dari 20.000 orang di lebih dari 100 negara telah rutin melakukan aktivitas ini, yang tak hanya bermanfaat bagi kebugaran, tetapi juga bagi kelestarian lingkungan. Selain membuat tubuh tetap aktif, plogging juga melibatkan lebih banyak gerakan dibandingkan jogging biasa. Peserta perlu berhenti, membungkuk, atau berjongkok untuk mengambil sampah sehingga berbagai bagian tubuh ikut bergerak. Aktivitas ini tidak membutuhkan perlengkapan khusus atau mahal, cukup menggunakan sepatu olahraga yang nyaman dan kantong untuk menampung sampah. Dengan begitu, plogging menjadi cara sederhana untuk menjaga kebugaran sekaligus berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

Plogging dinilai lebih bermanfaat dibandingkan sekadar berlari karena melibatkan variasi gerakan selama aktivitas berlangsung. Ketika menemukan sampah, Anda tidak hanya berlari, tetapi juga membungkuk, berjongkok, atau berhenti sejenak untuk mengambilnya. Gerakan-gerakan tersebut membuat lebih banyak otot tubuh bekerja sekaligus memberi efek seperti latihan interval yang dapat membantu menjaga kebugaran. Berikut beberapa gerakan dalam plogging yang membuat aktivitas ini efektif bagi tubuh:

1. Gerakan Squat dan Lunge yang Intens

Tanpa disadari, aktivitas membungkuk dan berjongkok saat mengambil sampah di sepanjang rute lari menyerupai gerakan squat dan lunge. Gerakan berulang ini dapat membantu melatih sekaligus memperkuat otot paha, bokong, dan betis.

2. Melatih Kekuatan Otot Inti (Core)

Kantong sampah yang semakin penuh dan berat dapat menjadi beban tambahan selama melakukan plogging. Kondisi tersebut membuat otot perut dan punggung bekerja lebih aktif untuk menjaga keseimbangan serta kestabilan tubuh saat Anda terus bergerak.

3. Meningkatkan Kelenturan Tubuh

Gerakan meraih dan memungut sampah dari berbagai arah membuat tubuh melakukan beragam gerakan yang dapat membantu melatih fleksibilitas dan koordinasi. Ditambah dengan aktivitas bermanuver mengikuti rute lari, tubuh pun menjadi lebih lincah dan responsif.

4. Pembakaran Kalori yang Lebih Tinggi

Plogging juga dapat membuat pembakaran kalori menjadi lebih optimal dibandingkan jogging biasa. Berdasarkan penelitian, plogging selama 30 menit dapat membakar sekitar 288 kalori, sedangkan jogging dalam durasi yang sama membakar sekitar 235 kalori. Aktivitas ini bisa menjadi pilihan menarik bagi anda yang ingin tetap aktif sekaligus membantu mengontrol berat badan.

Sebelum memulai plogging, ada beberapa perlengkapan dan hal penting yang perlu dipersiapkan agar aktivitas olahraga sekaligus memungut sampah ini tetap aman, nyaman, dan efektif. Dengan persiapan sederhana, Anda dapat lebih leluasa bergerak sambil turut menjaga kebersihan lingkungan.

1. Kenakan Sarung Tangan Pelindung

Sarung tangan menjadi perlengkapan penting untuk melindungi tangan dari kotoran, benda tajam, maupun pecahan kaca saat memungut sampah. Pilih sarung tangan berbahan karet atau kain yang dapat digunakan dan dicuci kembali agar lebih ramah lingkungan.

2. Gunakan Kantong Sampah yang Kokoh

Siapkan kantong atau tas yang cukup kuat untuk menampung sampah selama perjalanan. Tas kain atau kantong berbahan plastik daur ulang dapat menjadi pilihan. Agar lebih praktis, kantong bisa dibawa bergantian di kedua tangan sehingga beban tidak hanya bertumpu pada satu sisi tubuh.

3. Tentukan Rute yang Aman dan Strategis

Pilih area yang memungkinkan Anda berlari sekaligus mengumpulkan sampah, seperti lingkungan sekitar rumah, taman, atau kawasan pantai. Pastikan rute tersebut aman, nyaman, dan tidak terlalu ramai oleh kendaraan agar aktivitas plogging dapat dilakukan dengan lebih leluasa.

4. Jaga Postur Tubuh Saat Memungut Sampah

Perhatikan posisi tubuh setiap kali mengambil sampah. Hindari membungkukkan punggung secara berlebihan. Sebaiknya tekuk lutut dan turunkan tubuh dengan gerakan seperti squat agar punggung tetap terjaga sekaligus melibatkan otot kaki.

5. Kelompokkan Sampah Sesuai Jenisnya

Bila memungkinkan, gunakan lebih dari satu kantong untuk memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, seperti plastik yang dapat didaur ulang dan sampah organik atau residu. Pemilahan sejak awal akan membuat sampah lebih mudah ditangani dan diproses setelah aktivitas plogging selesai.

Pada akhirnya, plogging bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga cara sederhana untuk memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Selain membantu menjaga kebugaran, kebiasaan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kepedulian sosial, serta menginspirasi orang lain melalui aksi nyata. Jadi, yuk, jadikan plogging sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....