Work-Life Balance Ala Gen Z, Kunci Tetap Produktif Tanpa Stres
- 28 Jul 2026 09:46 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak - Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau work-life balance semakin menjadi perhatian, terutama di kalangan Generasi Z. Di tengah tuntutan aktivitas yang padat, banyak anak muda mulai menerapkan berbagai kebiasaan sederhana untuk mengurangi stres, menjaga kesehatan mental, sekaligus tetap produktif dalam menjalani rutinitas sehari-hari.
Melansir detikhealth, di tengah tekanan pekerjaan yang semakin kompleks, Generasi Z mulai memandang bahwa produktivitas harus berjalan seiring dengan kesejahteraan diri. Temuan Deloitte Global 2024 Gen Z and Millennial Survey menunjukkan sebanyak 46 persen Gen Z mengaku sering merasa cemas dan stres selama menjalani pekerjaan.
Bagi Gen Z, keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance) bukan sekadar tren, melainkan faktor utama dalam menentukan kualitas hidup. Survei yang sama juga mengungkapkan bahwa aspek tersebut menjadi pertimbangan utama saat memilih tempat kerja dan merupakan karakter yang paling mereka hargai dari rekan kerja, bahkan melampaui ukuran kesuksesan konvensional seperti jabatan maupun kepemilikan materi.
Gen Z memiliki pendekatan tersendiri dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Berbagai kebiasaan sederhana pun diterapkan untuk membantu mengelola stres dan menjaga produktivitas, di antaranya sebagai berikut.
1. Susun Skala Prioritas
Gen Z cenderung mengelola pekerjaan dengan menyusun skala prioritas agar tidak kewalahan menghadapi banyak tugas sekaligus. Dengan membedakan pekerjaan yang mendesak dan yang dapat ditunda, serta menetapkan batasan sesuai tanggung jawab, mereka dapat mengurangi risiko stres dan burnout sekaligus menjaga produktivitas tetap optimal.
2. Self Reward
Memberikan self reward setelah menyelesaikan pekerjaan atau mencapai target menjadi salah satu cara Gen Z menjaga motivasi. Bagi mereka, bentuk apresiasi terhadap diri sendiri ini bukan sekadar memanjakan diri, melainkan upaya menjaga kesehatan mental, meningkatkan suasana hati, dan mencegah kelelahan akibat tekanan pekerjaan.
3. Olahraga dan Konsumsi Buah
Gen Z juga menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga rutin dan konsumsi buah-buahan untuk membantu mengelola stres. Aktivitas fisik dapat merangsang pelepasan hormon endorfin yang meningkatkan suasana hati, sementara pola makan kaya buah dan sayur, terutama yang mengandung vitamin C, berperan dalam menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah padatnya aktivitas.
Sebagai generasi yang semakin peduli terhadap kesehatan mental, Gen Z menunjukkan bahwa menjaga work-life balance dapat dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari. Dengan mengatur prioritas, memberi apresiasi pada diri sendiri, serta menerapkan pola hidup sehat, keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dapat terjaga sehingga produktivitas dan kualitas hidup tetap optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....