Bukan Sekadar Populer, Kopi Gayo Kini Masuk Daftar Kopi Terbaik Dunia 2026

  • 21 Jul 2026 18:17 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Kopi menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia yang telah dikenal luas di pasar internasional. Berbagai daerah di Tanah Air menghasilkan biji kopi dengan karakter rasa yang khas, mulai dari aroma, tingkat keasaman, hingga cita rasa yang unik. Salah satu yang paling menonjol adalah Kopi Gayo asal dataran tinggi Aceh, yang telah lama menjadi favorit para penikmat kopi di berbagai negara.

Pada tahun 2026, Kopi Gayo kembali mencuri perhatian dunia setelah masuk dalam daftar biji kopi dengan penilaian tertinggi versi TasteAtlas. Varian Wild Civet Coffee dari Kopi Gayo berhasil meraih skor 4,9 dan bersanding dengan sejumlah kopi premium dunia, seperti Panama Geisha serta kopi-kopi legendaris dari Ethiopia dan Kolombia. Pencapaian ini semakin menegaskan kualitas Kopi Gayo sebagai salah satu kopi terbaik yang dimiliki Indonesia.

Inilah Daftar Biji Kopi Terbaik Dunia Versi TasteAtlas 2026 :

  1. Hacienda La Esmeralda (Panama Geisha) – Panama (Skor: 5.0)
  2. Ninety Plus Gesha Estates (Lycello) – Panama (Skor: 4.9)
  3. Kurukahveci Nuri Toplar – Turki (Skor: 4.9)
  4. Elida Estate (Panama Geisha) – Panama (Skor: 4.9)
  5. Aida Battle Selection (Kilimanjaro) – El Salvador (Skor: 4.9)
  6. Gesha Village Estate (1931 Natural) – Ethiopia (Skor: 4.9)
  7. SEY Coffee (Danche Washed Ethiopia) – AS/Ethiopia (Skor: 4.9)
  8. Doi Chaang Coffee (Peaberry Classic) – Thailand (Skor: 4.9)
  9. Finca El Injerto (Bourbon Coffee) – Guatemala (Skor: 4.9)
  10. Café Granja La Esperanza (Sudan Rume) – Kolombia (Skor: 4.9)
  11. Kopi Gayo (Wild Civet Coffee) – Indonesia (Skor: 4.9)
  12. Finca Lerida (Geisha Washed) – Panama (Skor: 4.9)

Kopi Gayo dikenal sebagai salah satu kopi unggulan Indonesia yang telah mendapat pengakuan di berbagai negara. Mengutip goodnewsfromindonesia.id, kopi ini dibudidayakan di kawasan Dataran Tinggi Gayo, meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Berada pada ketinggian sekitar 900–1.700 meter di atas permukaan laut dengan tanah vulkanik yang subur, kawasan tersebut menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan tanaman kopi. Semakin tinggi lokasi perkebunan, proses pematangan buah berlangsung lebih lambat sehingga biji kopi mampu mengembangkan cita rasa yang lebih kompleks.

Keunggulan Kopi Gayo juga terlihat dari karakter rasanya yang khas. Kopi ini memiliki body yang tebal, tingkat keasaman yang relatif rendah, serta perpaduan cita rasa yang seimbang. Saat diseduh, penikmat kopi dapat merasakan aroma floral, sentuhan karamel, nuansa rempah, hingga karakter earthy yang menjadi ciri khasnya. Kombinasi tersebut menjadikan Kopi Gayo digemari oleh penikmat kopi, baik di dalam maupun luar negeri.

Selain faktor alam, proses pengolahan turut menentukan kualitas Kopi Gayo. Salah satu teknik yang banyak digunakan adalah giling basah (wet-hulling), metode pascapanen khas Indonesia yang menghasilkan profil rasa lebih kuat dengan aroma herbal yang khas. Perpaduan antara kondisi geografis, iklim pegunungan, dan teknik pengolahan tradisional inilah yang membuat Kopi Gayo memiliki identitas rasa yang unik sekaligus layak disebut sebagai salah satu kopi terbaik dari Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....