Balik ke Tahun 2000-an! Gen Z Jatuh Cinta pada Tren Y2K

  • 17 Apr 2026 18:59 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia fashion diramaikan oleh kembalinya tren dari era 2000-an atau yang dikenal dengan istilah Y2K (Year 2000). Menariknya, tren ini justru digandrungi oleh Gen Z, generasi yang sebagian bahkan belum sempat mengalami masa tersebut. Lalu, kenapa gaya lama ini bisa kembali populer?

Fashion pada dasarnya bersifat siklus. Tren yang pernah populer di masa lalu cenderung kembali setelah beberapa dekade. Saat ini, giliran era 2000-an yang kembali naik ke permukaan. Fenomena ini bukan hal baru, melainkan bagian dari pola alami dalam industri fashion yang selalu mencari inspirasi dari masa lalu.

Media sosial seperti TikTok dan Instagram berperan besar dalam menghidupkan kembali tren Y2K. Konten seperti outfit inspiration, Get Ready With Me (GRWM), hingga video transformasi gaya membuat estetika 2000-an terlihat segar dan relevan kembali. Algoritma yang mendorong konten viral mempercepat penyebaran tren ini ke seluruh dunia.

Uniknya, banyak Gen Z yang merasa nostalgia terhadap era yang belum pernah mereka alami. Hal ini dipengaruhi oleh paparan budaya populer lama melalui internet, seperti musik, film, dan gaya selebriti era 2000-an. Nostalgia ini menjadi semacam pelarian dari kehidupan modern yang serba cepat dan digital.

Kebangkitan tren Y2K juga tidak lepas dari pengaruh budaya populer, terutama dari industri musik seperti K-pop dan selebriti global. Banyak idol dan influencer yang mengadopsi gaya ini, sehingga mendorong penggemarnya untuk ikut meniru.

Kembalinya tren Y2K di kalangan Gen Z bukan sekadar soal gaya, tetapi juga mencerminkan perubahan cara pandang terhadap fashion dan kehidupan. Perpaduan antara nostalgia, pengaruh media sosial, kebutuhan akan ekspresi diri, serta kondisi sosial-ekonomi menjadikan tren ini relevan kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....