Pernak-pernik dari Kulit Kerang, Cenderamata Khas Biak

  • 19 Jan 2025 17:57 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak: Melimpahnya kulit kerang yang berserakan di pantai menjadi berkah tersendiri bagi perajin di Biak Numfor, Papua. Aneka bentuk dan warna kulit kerang tersebut diolah secara kreatif menjadi berbagai jenis pernak-pernik dan perhiasan yang menarik.

Mayoritas hasil karya perajin Biak merupakan kaum perempuan Biak,mereka tiap hari menjual kerajinan tangannya di kawasan wisata dan pasar.

Kreativitas mereka sangat luar biasa dan pantas mendapat apresiasi. Sebuah kulit kerang didesain menjadi anting-anting, mata kalung, gelang, tempat tisu, pot bunga yang mungil, jepitan rambut, gantungan kunci dan masih banyak lagi.

Bahan kulit kerang juga dikombinasikan dengan kayu rotan. Semua proses pembuatan akseoris dan perhiasan itu secara keseluruhan dilakukan secara manual oleh tangan pengrajin. Misalnya saja tusuk konde wanita.

Aksesori rambut tersebut, dibuat dari rajutan rotan yang dibentuk seperti jepitan rambut dan divariasikan dengan 5-10 jenis kerang dan beberapa spesies tumbuhan yang tumbuh di pantai Biak. Jepitan rambut atau biasa disebut tusuk konde cantik ini dijual dengan harga sangat terjangkau yaitu seharga Rp 25 ribu.

Selain perhiasan, mereka juga menjual berbagai hiasan yang sangat cocok untuk cenderamata. Seperti hiasan dinding berbentuk bunga yang dibuat dengan cara memanfaatkan rotan kemudian dirajut atau dibentuk seperti kembang besar.

Cincin rotan besar kemudian dikaitkan antara yang satu dengan lainnya sampai pada kembang rotan tersebut. Kemudian rotan tersebut diberi hiasan 5-10 jenis spesies kerang dengan berbagai variasi bentuk dan warna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....