Terinspirasi dari Game Horor Silent Hill: Lirik Lagu I Always Knew dari Shye di Rilis

  • 26 Mar 2026 09:57 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak : Shye comeback ke jagat musik dengan karya terbarunya, “I Always Knew”. Lagu ini mengangkat tema yang familiar, yakni tentang hubungan antara dua insan, dan rasa patah hati yang menyertainya. Namun uniknya, inspirasi di balik lagu ini adalah game horor kondang, Silent Hill. Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com baru-baru ini, "I Always Knew" berkisah tentang kehancuran hati saat kita sadar bahwa kita dapat menyakiti orang yang kita cintai saat kita ingin mempertanyakan sesuatu. Lalu, pada akhirnya kita memilih untuk diam saja, dengan perasaan yang perlahan lumpuh. Jarak antara kedua orang pun terbentuk.

“Rasa patah hati yang dibicarakan di lagu ini sifatnya bukanlah sebuah momen yang tiba-tiba, namun sebuah proses perlahan yang bergerak menuju sebuah akhir,” ujar Shye dalam keterangan tertulisnya. Lagu "I Always Knew" dirilis Shye dengan sebuah tujuan tersendiri.

“Aku harap lagu ini dapat mengajak para pendengarnya untuk duduk bersama perasaan tidak nyaman ini, daripada harus mengabaikannya. Niatnya bukan untuk menyalahkan siapa pun, namun untuk menyadari suatu siklus sebelum terulang lagi," tulisnya. Ia menambahkan, "Jika lagu ini membiarkan pendengarnya untuk menyimak bagian yang terdengar sunyi, maka lagu ini telah berhasil bagiku." Musikkalistas dari lagu ini mengantarkan pendengarnya ke dalam nuansa dream-pop dengan sedikit tekstur genre shoegaze. Sementara memasuki bagian chorus, muncul permainan gitar dan distorsi lembut. Beberapa aksen melodi yang repetitif menguatkan sensasi terperangkap dalam sebuah siklus yang berulang.

"Pendekatan yang Shye ambil di bagian klimaks lagu ini terdengar berbeda. Vokalnya bersatu padu dengan efek reverb dan delay, menyatu ke dalam tekstur untuk mencerminkan jarak dan pergulatan batin yang dirasakan," begitu keterangan tentang lagu ini. Sementara pengaruh game Silent Hill dalam "I Always Knew" muncul lewat tiga hal. Yakni kabut yang sering hadir di video game ini, nuansa musik, dan looping repetition. Disebutkan bahwa ketiga hal ini ia padukan menjadi lagu yang menghadirkan tentng ruang perasaan yang tidak pernah dituntaskan.

Ditambahkan, "Referensi Silent Hill menjadi metafora yang kuat untuk ruang mental yang penuh dengan sifat menghindar. Yang akhirnya harus dihadapi agar penyelesaian dapat ditemukan."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....