Komisi II DPRP Papua Dukung Workshop Seni Teater

  • 13 Nov 2025 21:48 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Taman Budaya gelar, Workshop Seni Teater Pertunjukan Tahun 2025, dibuka secara resmi Asisten I Setda Biak Numfor, Samuel Rumakeuw, mewakili Bupati Biak Numfor bertempat di Gedung Yasokabi Biak, Rabu (12/11/2025).

Samuel Rumakeuw, atas nama Pemerintah Daerah Biak Numfor, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua atas penyelenggaraan kegiatan tersebut dan berharap workshop seni teater ini dilaksanakan rutin setiap tahun karena memberi dampak positif bagi pelaku seni di biak untuk mengembangkan kreativitasnya.

“Melalui workshop ini, para peserta dapat mengembangkan diri terutama dalam setiap sanggar. juga memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah, karena dengan menari dan berkarya dapat memperoleh penghasilan,” ujar Samuel Rumakeuw.

Sementara Ketua Komisi II DPR Provinsi Papua, Yulianus Rumboisano, S.Sos, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang telah memprakarsai kegiatan ini.

Ia menilai seni dan budaya merupakan “nafas hidup” orang asli Papua (OAP) yang tercermin dalam cerita, lagu, tari, dan juga musik.

“Workshop seni teater pertunjukan tahun 2025 ini sangat positif skali karena mendorong para pelaku seni untuk terus berkarya, sekaligus menyampaikan pesan – pesan moral yang didalamnya mengandung nilai-nilai kehidupan,” ujar Yulianus

Yulianus.

Sebelumnya Kepala Seksi Penyajian Data dan Dokumentasi Melkias Ohee, mewakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membina seluruh sanggar seni agar tidak hanya berfokus pada tarian semata, tetapi juga mengembangkan kemampuan di bidang teater.

“Kegiatan teater di Papua ini masih sangat minim skali, sehingga diharapkan melalui workshop ini, kedepan setiap sanggar memiliki unit teater dan siap tampil diberbagai acara besar yang diselenggarakan di daerah, sehingga lewat karya-karya mereka memberikan nilai ekonomi bagi daerah dan diri sendiri,” ujarnya

Melkias.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi Papua dalam melestarikan sekaligus mengembangkan seni pertunjukan di Tanah Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....